Review in Korea
Foto sampul nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang

Nampan Kafetaria Rumah Sakit Korea: Nasi Barley dan Gangdoenjang

JUNG20/01/2025Korea

Menu kafetaria rumah sakit Korea dengan gangdoenjang, nasi barley, jeonbyeong buckwheat, jangjorim telur, salad kol, dan sup odeng tusuk.

Halo, ini jurnal nutrisi Ijjingne. Hari ini saya menyiapkan menu gangdoenjang dan nasi barley, salah satu menu favorit dengan cita rasa dewasa.

Gangdoenjang dan nasi barley, buckwheat jeonbyeong, jangjorim telur, salad kol, sup odeng tusuk, dan sup rumput laut brisket sapi. Menu bangsal: 30 nampan. Menu staf: 180 nampan.

Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 1

Setelah ditata di atas nampan, tampilannya jadi sangat cantik. Menurut saya, gangdoenjang dengan nasi barley, sup odeng tusuk, dan buckwheat jeonbyeong adalah salah satu kombinasi terbaik. Hari itu sangat populer.

Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 2

Pertama, gangdoenjang. Rasanya malah lebih enak karena penuh bahan seperti tahu, zucchini, jamur, dan kentang.

Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 3

Setelah matang, kuahnya dimasak lagi hingga teksturnya jadi lebih kental dan kaya. Kepala dapur kami membumbuinya dengan pas, jadi tidak terlalu asin.

Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 4

Untuk odeng, kami memakai odeng tusuk dan odeng campur. Kami memesan 180 tusuk sesuai jumlah orang dan menyiapkan 4 kg odeng campur. Jumlahnya banyak karena lobak juga banyak dimasukkan.

Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 5

Tusukannya direbus sampai matang lalu disisihkan terpisah. Kalau dibiarkan di wadah sup, tusukannya akan hilang. Kami menaruh satu per satu dengan crown daisy.

Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 6

Odeng yang matang dengan sedikit crown daisy. Saya sangat suka crown daisy di sup odeng dan udon, jadi hampir selalu menambahkannya saat membuat sup odeng. Porsinya disajikan terpisah supaya orang yang tidak suka bisa melewatinya. Saya rasa banyak orang menikmati aroma crown daisy, tapi mungkin itu hanya saya.

Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 7

Untuk buckwheat jeonbyeong, kami memakai Anycook mini buckwheat jeonbyeong. Untuk ibu pascamelahirkan, yang keluar hanya versi daging, sedangkan staf mendapat campuran versi daging dan kimchi. Anycook mini buckwheat jeonbyeong pas sekali di nampan, dan rasanya juga enak. Ini sudah ketiga kalinya saya memakainya, dan penerimaannya bagus.

Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 8

Kami menggorengnya dengan hati-hati agar tidak saling menempel, lalu mendinginkannya, kemudian menata versi daging dan kimchi secara terpisah, masing-masing satu.

Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 9

Salad kol dan daun kucai ini sering disajikan. Ini lauk yang sangat enak. Saya tidak bisa menambahkan selada saat harganya mahal, tetapi rasanya malah lebih enak jika selada dicampur. Karena harga selada sudah turun, saya berencana menambahkannya lain kali.

Makan bersama 13 Desember untuk departemen obstetri dan ginekologi: makanan ibu bersalin dan makanan staf.

Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 10Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 11

Terima kasih sudah menikmati makanan hari ini.

Nampan kafetaria rumah sakit Korea dengan nasi barley dan gangdoenjang foto 12

Saya pikir fotonya jadi sangat cantik, jadi saya menambahkan satu lagi.

Comments 0

N
No comments yet.