Tukar Louis Vuitton karena Bau setelah Pembelian Luar Negeri
Pengalaman menukar Louis Vuitton Victorine Wallet yang berbau menyengat di cabang Lotte Department Store Incheon, termasuk verifikasi pembelian dan nomor paspor.
Halo, ini Ijjingne. Saat sedang pindahan, saya menemukan dompet Louis Vuitton yang sudah lama tidak saya pakai. Begitu dibuka tanpa pikir panjang, tiba-tiba hidung saya langsung menangkap bau aneh. Baunya seperti amonia atau ginkgo, sangat tidak enak. Saya sempat mengira dompetnya tersimpan dengan buruk, lalu teringat postingan beberapa bulan lalu yang bilang Louis Vuitton sedang menukar produk karena masalah bau.

Victorine Wallet Monogram KRW 730,000
Dompet yang jadi sumber bau itu adalah Victorine Wallet. Ini dompet ringkas dengan slot kartu dan kantong koin di bagian dalam. Bentuknya cantik, dan karena ibu saya hampir tidak memakainya setelah membeli, kondisinya masih sangat bersih. Dalam perjalanan untuk menukarnya, saya jadi sedikit sedih. Harusnya saya lebih sering memakainya, bukan disimpan terus. Saya benar-benar menyimpannya sampai malah jadi masalah bau.

Ini foto cepat di jalan saat berangkat untuk menukar. Saya sempat dengar kalau penukaran bisa dilakukan, barang akan ditukar berdasarkan harga saat ini. Dengan harga KRW 730,000, itu jumlah yang lumayan besar untuk sebuah dompet, jadi saya diam-diam sempat berharap. Karena saya baru sadar di akhir pekan dan tidak punya agenda lain, saya memutuskan langsung pergi. Sebagai catatan, saya membawa semuanya kecuali struk.
Saya pergi ke cabang Lotte Department Store Incheon, tempat yang biasanya saya kunjungi.

Saya masuk dan menjelaskan situasinya. Setelah menunggu sebentar, saya harus memverifikasi pembelian. Saya memberikan data pribadi saya, tetapi mereka tidak bisa mengonfirmasinya. Produk ini dibeli di luar negeri di toko Guam, dan sepertinya data pembeli saat itu tidak dimasukkan dengan benar. Mereka mencoba nomor telepon, nama, email, dan alamat, tetapi riwayat pembelian tetap tidak muncul. Bahkan jika dompetnya asli dan semua komponennya ada, mereka bilang penukaran karena masalah bau tidak bisa dilakukan kalau pembeli tidak bisa memverifikasi pembelian secara langsung.
Sebagai catatan, jika barang itu hadiah atau orang yang datang untuk menukar bukan pembelinya, mungkin pembeli bisa dihubungi lewat telepon untuk dicocokkan dengan penjual. Beberapa tempat meminta data pribadi pembeli lewat telepon dan menerimanya. Sepertinya hal seperti itu juga mungkin dilakukan di Lotte Incheon.
Jadi saya sempat bingung harus bagaimana. Baunya memang sangat kuat, tetapi saya sempat berpikir mungkin harus menyerah. Lalu penjual bilang bahwa untuk pembelian luar negeri, kemungkinan saya menyerahkan paspor saat pembelian dan meminta nomor paspor. Mereka bilang verifikasi lewat nomor paspor mungkin saja dilakukan, tetapi toko tidak bisa memeriksanya langsung. Mereka harus mengirim email ke kantor pusat dan menunggu balasan, jadi akan butuh waktu. Mereka bilang tunggu satu sampai dua bulan. Saya memberikan nomor paspor, dan sekitar satu bulan berlalu.

Karena penasaran dengan situasinya, saya menghubungi penjual tepat satu bulan kemudian. Untungnya, pembelian luar negeri berhasil dikonfirmasi, dan proses lanjut ke pengecekan bau. Saat itu saya merasa urusannya sudah selesai, karena baunya jelas bagi siapa saja. Selama sebulan itu, saya membaca banyak review soal masalah bau, dan ada juga yang bilang baunya terlalu samar untuk ditukar. Tapi saat mencium milik saya lagi, saya merasa tidak mungkin mereka akan menolaknya.

Saya kembali ke Lotte Incheon sebulan kemudian. Penjual menyambut kami dengan ramah dan bilang akan pergi memeriksa produk, jadi kami melihat-lihat dompet serupa. Saya pernah membaca blog lain yang bilang staf kurang ramah kepada pelanggan yang datang untuk penukaran karena bau, tetapi penjual kami terus berusaha mencari jalan dan melayani kami dengan baik, jadi saya sangat menghargainya.

Ibu saya juga mulai melirik tas. Lima menit setelah penjual masuk, mereka mengonfirmasi dan bilang penukaran bisa dilakukan. Ya, bau itu memang parah, bagaimanapun cara menciumya. Akhirnya kami pulang membawa Mini Cluny dan sebuah card wallet.


Kalau postingan ini membuat Anda teringat ada barang Louis Vuitton yang tersimpan di suatu tempat, coba cek baunya. Barang saya ketemu secara tidak sengaja dan, meski prosesnya tidak mulus, akhirnya malah membawa keuntungan tak terduga. Kalau Anda punya masalah soal odor issue, pembelian luar negeri, penelusuran nomor paspor, atau verifikasi identitas, silakan tinggalkan komentar privat dan saya akan membagikan apa yang saya pelajari selama proses penukaran sejauh yang bisa saya ceritakan.
Comments 0
More content
- Suni Yeol Dakbal dekat Stasiun Myeonghak, Anyang: Kaki Ayam PedasUlasan Suni Yeol Dakbal dekat Stasiun Myeonghak, Anyang: kaki ayam panggang arang tanpa tulang, telur kukus, bola nasi, ampela, dan sup fish cake.14/05/2026

- Aestura Atobarrier MD Cream & Lotion: Review 1 TahunUlasan jujur setelah lebih dari setahun memakai Aestura Atobarrier MD Lotion dan Cream, dari saran dokter kulit sampai tekstur dan efek lembapnya.07/05/2026

- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026
