Review Outdak Sanbon Station: Ayam Bertulang Garing dan Bir Draft
Ulasan Outdak (아웃닭) Cabang Sanbon Station di Rodeo Street, dengan jam 16.00–01.00, order phone tag, Original Princeton fried bone-in chicken, onion rings, dan bir draft 660cc.
Halo! Hari ini saya mengunjungi Outdak (아웃닭) Cabang Sanbon Station. Ini tempat ayam yang sangat saya suka, dan akhirnya saya kembali lagi setelah cukup lama. Ini pertama kalinya saya memesan ayam bertulang di Outdak, bukan yang tanpa tulang, dan hasilnya jauh lebih enak dari yang saya bayangkan. Sekarang saya paham kenapa ayam bertulang di Outdak begitu digemari.

Cabangnya ada di Sanbon Station Rodeo Street. Tempatnya mudah ditemukan karena berada di gedung Shinhan Bank. Jam buka 16.00–01.00, dengan last order pukul 00.00. Karena buka mulai sore dan tetap buka sampai larut malam, tempat ini gampang dijadikan singgah kapan pun sedang ingin makan ayam. Saya datang pada sore akhir pekan, dan saat hendak pulang tempatnya hampir penuh. Sepertinya memang tetap populer selama bertahun-tahun.

Itu adalah papan menu dan pengumuman event. Bahkan ada highball dan cinnamon beer, plus berbagai minuman beralkohol dan promo, jadi layak dicek sebelum memesan.
Pesanan: Original Princeton Fried Bone-In Chicken, onion rings, dan bir draft 660cc.

Di Outdak, bir draft-nya 660cc, lebih besar daripada ukuran biasa 500cc. Menurut saya, 500cc kadang terasa sedikit kurang, tapi dua gelas bisa terlalu banyak, jadi ukuran ini pas. Saya memesan satu porsi ayam bertulang lalu menambah onion rings sebagai side, karena onion rings di sini lembut dan enak.

Interiornya terasa mirip di cabang Outdak mana pun. Saya suka nuansa ala Hollywood, meja kayu, dan kursinya. Suasananya agak gelap seperti pub, dan itu terasa keren sekaligus nyaman.

Ada beberapa event di cabang Sanbon, jadi patut diperhatikan. Sekarang banyak tempat memakai QR code atau phone tag untuk memesan, dan Outdak Cabang Sanbon Station juga bisa order lewat phone tag. Kalau cara itu terasa sulit, Anda masih bisa menekan bel, jadi pesan saja dengan cara yang paling mudah.

Saus khas Outdak, salad, dan chicken radish datang lebih dulu. Saya paling suka saladnya. Sausnya enak, dan saya suka karena ada jagung di dalamnya.

Lalu datanglah bir draft 660cc yang besar itu. Gelasnya bahkan terlihat sudah didinginkan atau dibekukan; kristal-kristal es kecil terbentuk di dalamnya dan terangkat ke atas. Saya datang saat cuaca sangat panas, jadi minuman ini terasa ekstra menyegarkan.

Ayamnya terlihat sangat mengesankan. Salah satu ciri khas Outdak adalah ayam disajikan bersama kentang goreng dan tteok goreng. Porsinya besar, dan ada bumbu tabur di atasnya, jadi tetap enak walau dimakan tanpa saus.

Ayam bertulangnya renyah dan enak. Lapisan batter-nya pas, tidak terlalu tebal, dan sensasi makan ayam dari tulangnya terasa sangat memuaskan. Tteok gorengnya renyah di luar dan lembut di dalam. Saya memang suka ayamnya, tapi tteok gorengnya bahkan lebih enak.

Ada juga kentang goreng tipis dan kentang wedge yang lebih tebal. Sama-sama kentang, tetapi teksturnya berbeda, jadi masing-masing punya daya tarik sendiri. Tempat ini benar-benar menggabungkan camilan goreng yang saya suka.

Lalu ada onion rings, salah satu side dish favorit saya. Walaupun hanya side dish, porsinya sangat besar. Rasanya bukan seperti irisan bawang utuh; lebih seperti bawang yang digiling lembut lalu digoreng menjadi cincin, dan saya justru lebih suka versi seperti itu. Untuk dua orang, ayamnya saja mungkin sudah cukup. Jika tiga orang datang dan ingin menambah satu side dish, saya rekomendasikan onion rings.
Saya memang sudah sangat suka ayam Outdak, dan saya sangat puas dengan Cabang Sanbon Station. Stafnya ramah, porsinya besar, dan saya ingin datang lagi. Ulasan asli juga menyebut ada tautan Instagram sebagai referensi, jadi mungkin layak dicek sebelum pergi.
#SanbonStationRestaurants #SanbonPub #SanbonStationPub #SanbonChicken #SanbonDakgangjeong #SanbonChickenRestaurant #SanbonPubRecommendation #SanbonBonelessChicken #SanbonChickenPub
Comments 0
More content
- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026

- Hwadam Forest di Mei: Monorail dan Tips ReservasiUlasan kunjungan musim semi ke Hwadam Forest dekat Gonjiam Resort, dengan catatan reservasi Yanolja, waktu monorail, parkir, area istirahat, dan spot foto bunga.04/05/2026

- Tuna Segar di Chamchiwang Kwon Tae-yoon, Sanbon, GunpoUlasan Chamchiwang Kwon Tae-yoon di Sanbon Rodeo Street, Gunpo: tuna segar, reservasi meja, ruang tatami, dan kursus Geumjandi 55.000 won.28/04/2026
