Review Kafe Helmut Coffee Roasters Sadang
Ulasan Helmut Coffee Roasters Sadang: kafe dua lantai di bangunan mandiri sekitar 5 menit dari Sadang Station Exit 11, dengan suasana ngobrol di lantai 1 dan area baca/laptop di lantai 2, plus Mafia Einspanner, Americano es, dan cake maple macadamia.
Halo, ini Ijjingne. Hari ini saya bertemu teman di Sadang setelah cukup lama. Kalau orang Gyeonggi-do dan orang Seoul bertemu, memang Sadang paling pas. Teman saya dari Anyang dan saya dari Yongsan, jadi kami berdua bisa sampai ke Sadang dalam waktu kurang dari 30 menit. Enak sekali.


Helmut Coffee berjarak sekitar 5 menit dari Sadang Station Exit 11. Jam buka: 11:00–22:00. Pesanan terakhir: 21:30. Kafe ini ada di bangunan mandiri dua lantai, dan pintu masuknya sangat lebar, jadi mudah ditemukan.

Kami memesan Mafia (Einspanner) dengan susu, Americano dingin, dan Basque cake maple macadamia.
Karena datang ke kafe, tentu saja kami harus mencoba menu signature. Setiap datang ke kafe bersama teman ini, kami hampir selalu memesan setidaknya satu menu signature. Mungkin itu sudah jadi aturan kecil kami sendiri.

Saya datang pada Sabtu akhir pekan. Ada dua atau tiga jenis kue, plus beberapa madeleine dan cookie. Kami memilih sederhana dan mengambil satu potong kue.

Lantai pertama terasa cukup hidup dan cocok untuk ngobrol. Saya tidak bisa memotret lantai dua karena orangnya terlalu banyak, tetapi banyak yang sedang membaca atau bekerja dengan laptop. Suasananya terasa sedikit lebih tenang daripada lantai pertama.

Ini tempat duduk kami. Letaknya tepat di sebelah speaker, tapi tidak terlalu mengganggu. Saya datang sekitar pukul 3 sore pada hari Sabtu, dan tempatnya penuh sampai lantai dua. Saat saya bingung harus bagaimana, orang-orang yang duduk di sini bangun, jadi kami bisa langsung duduk. Di belakang kami, ada yang menunggu sambil berdiri, dan ada juga yang memilih pergi.

Saat jam ramai akhir pekan, memang ada antrean. Kursi menempel dinding seperti ini juga terlihat nyaman, tapi tidak terlalu enak untuk duduk lama. Karena saat itu musim dingin dan kami membawa mantel serta tas, kursi seperti ini terasa agak merepotkan.

Menu yang kami pesan datang cepat dan tampilannya juga sangat bagus.


Sirup mapelnya sepertinya disiapkan agar bisa ditambahkan sesuai selera. Saya tekan keluarnya dan malah mengalir ke samping, tetapi saat saya makan kue maple macadamia itu dengan sirup, rasanya jadi lebih manis dan lebih enak. Kacang macadamia di atasnya juga gurih dan lezat.

Mafia adalah signature Helmut Coffee. Saya memesannya dengan basis susu, jadi rasanya makin nutty. Krimnya 100% dairy cream. Pantas saja teksturnya kenyal, kental, kaya, dan bernuansa kacang dengan cara yang berbeda dari Einspanner lain. Kopinya juga kuat, jadi cocok sekali.

Setelah banyak ngobrol dengan teman, saya sempat foto di depan pohon saat keluar. Saya tidak menyadarinya saat siang karena lampunya mati, tetapi malamnya pohon itu berkilau dan cantik.

Sampai bertemu lagi di Sadang lain kali.
Comments 0
More content
- Suni Yeol Dakbal dekat Stasiun Myeonghak, Anyang: Kaki Ayam PedasUlasan Suni Yeol Dakbal dekat Stasiun Myeonghak, Anyang: kaki ayam panggang arang tanpa tulang, telur kukus, bola nasi, ampela, dan sup fish cake.14/05/2026

- Aestura Atobarrier MD Cream & Lotion: Review 1 TahunUlasan jujur setelah lebih dari setahun memakai Aestura Atobarrier MD Lotion dan Cream, dari saran dokter kulit sampai tekstur dan efek lembapnya.07/05/2026

- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026
