Review in Korea
Haemuljeom (해물점) dekat Stasiun Pyeongchon, seafood pocha, dan al & goni jjim

Haemuljeom (해물점) Dekat Stasiun Pyeongchon: Al & Goni Jjim

#Al & goni jjim#Korean Pub Food#Seafood pocha#Stasiun Pyeongchon
JUNG08/09/2025Korea

Ulasan bayar sendiri Haemuljeom dekat Pyeongchon Station Exit 1, dengan al & goni jjim pedas, myeongran cheese jjapaghetti, nasi goreng, dan interior retro.

Hai! Hari ini saya mampir ke Haemuljeom, pub dekat Stasiun Pyeongchon. Saya masuk saat sedang lewat, dan saya sangat suka sampai ingin membagikannya. Saya tidak tahu apa yang akan saya temui sebelumnya, tapi saya terkejut karena interiornya sangat cantik. Nuansanya benar-benar seperti rumah nenek.

Foto pembuka untuk ulasan bayar sendiri Haemuljeom di Pyeongchon Station

Lokasinya sekitar 1 menit jalan kaki dari Pyeongchon Station Exit 1. Setelah keluar dari stasiun, masuk ke Rodeo Street dan tempatnya ada tepat di dekat pintu masuk. Papan namanya menonjol, jadi mudah ditemukan. Jam buka: 15.00–24.00. Sabtu dan Minggu: 15.00–23.00. Tutup pada Minggu terakhir setiap bulan.

Haemuljeom dekat Exit 1 Stasiun Pyeongchon dan Rodeo Street

Tempat ini punya nuansa pojangmacha yang kuat dan suasana lawas yang retro. Pilihan anju terlihat beragam, dan tempat ini terasa seperti favorit warga lokal.

Suasana pocha retro di Haemuljeom dekat Stasiun Pyeongchon

Al & goni jjim + tambahan nasi goreng Myeongran cheese jjapaghetti

Saya juga penasaran dengan Bada Hansang, tapi saya tidak terlalu lapar, jadi saya memesan al & goni jjim yang sederhana dan pedas. Saya pikir jjapaghetti akan cocok dipadukan dengannya, jadi saya menambahkannya sebagai lauk. Minuman sambutan bernama ma juice datang bersama hidangan. Minuman ini punya aroma ma, atau ubi yam, dan rasanya sedikit seperti yogurt atau Yakult. Rasanya manis dan asam, jadi bagus untuk membangkitkan selera makan. Nama "jangan minum alkohol saat perut kosong juice" juga sangat jenaka.

Pesanan al & goni jjim dan myeongran cheese jjapaghetti di Haemuljeom

Interiornya benar-benar otentik, ya? Rasanya seperti ruang utama rumah nenek. Saya juga suka meja warna perak dan bantal-bantalnya. Tempatnya kecil, tetapi ternyata ada banyak spot foto di sana-sini, jadi saya juga sempat berfoto.

Interior bergaya rumah nenek dan spot foto di Haemuljeom

Al & goni jjim-nya butuh sekitar 10 menit. Karena ini hidangan kukus, menunggu selama itu sama sekali bukan masalah. Jjapaghetti-nya juga datang bersamaan, jadi saya sempat mengambil foto yang bagus sebelum makan.

Al & goni jjim dan myeongran cheese jjapaghetti disajikan di Haemuljeom

Al & goni jjim-nya punya saus kental yang meresap dengan baik, dan isinya penuh al, goni, serta tauge, jadi terasa mengenyangkan dan lezat. Mencelupkannya ke saus kedelai wasabi menambah rasa gurih. Cocok sekali dijadikan anju saat minum.

Al & goni jjim pedas dengan tauge di Haemuljeom

Mungkin karena jjapaghetti-nya dicampur dengan myeongran, rasanya jadi lebih asin dan sangat enak. Padanannya sangat cocok dengan al & goni jjim yang pedas. Kalau saya datang lagi, sepertinya saya akan memesan kombinasi yang sama.

Myeongran cheese jjapaghetti yang cocok dengan al & goni jjim pedas

Setelah al & goni jjim habis, kita bisa menikmati nasi goreng yang dibuat dari sisa sausnya. Jujur, saya memesan al & goni jjim karena ingin makan nasi gorengnya. Rasanya gurih dan pedas, persis selera saya. Mereka juga menaburkan banyak serpihan rumput laut, jadi enak untuk ronde kedua anju.

Nasi goreng dari sisa saus al & goni jjim di HaemuljeomFoto penutup ulasan seafood pocha Haemuljeom dekat Stasiun Pyeongchon

Haemuljeom punya banyak spot foto dan makanannya benar-benar enak. Tempat duduk di dalam tidak banyak, jadi saya rasa bisa ada antrean kalau datang di jam sibuk. Lain kali, saya ingin duduk di salah satu area lesehan yang suasananya bagus dengan bantal merah. Kalau soal pojangmacha, seafood pocha memang yang terbaik, dan saya senang menemukan tempat seperti ini.

Comments 0

N
No comments yet.