Review in Korea
Songhwa Yusu hanwoo omakase dekat Stasiun Sinnonhyeon di Gangnam

Review Songhwa Yusu dekat Sinnonhyeon, Gangnam: Hanwoo Omakase

이찡네18/10/2024Korea

Ulasan Songhwa Yusu dekat Stasiun Sinnonhyeon di Gangnam: restoran Hanwoo omakase yang memakai Hanwoo 2+ No. 9, dengan parkir, ruang privat, potongan daging panggang, yukhoe, mul naengmyeon, dan teh omija.

Halo, ini Izzingne. Saya ke Seoul lagi setelah cukup lama. Gangnam ramai sekali pada malam hari kerja. Saya mampir ke Songhwa Yusu, restoran Hanwoo omakase yang lokasinya dekat Stasiun Sinnonhyeon.

Songhwa Yusu hanwoo omakase dekat Stasiun Sinnonhyeon di Gangnam

Aksesnya mudah, sekitar 5 menit jalan kaki dari Exit 1 atau 2 Stasiun Sinnonhyeon. Ada juga parkir khusus di lantai 1, jadi parkir cukup nyaman. Biaya parkir berbayarnya 2.000 KRW. Jam operasionalnya 11:30-22:00, break time 15:00-17:00, dan last order pukul 21:00.

Akses Songhwa Yusu dekat Stasiun SinnonhyeonAkses Songhwa Yusu dekat Stasiun Sinnonhyeon

Untuk omakase, pilihannya Songhwa atau Yusu, dan kami memilih Songhwa. Setelah makan, kalau masih ingin daging sapi lagi, tambahan a la carte juga bisa dipesan.

Pilihan omakase Songhwa dan Yusu di Songhwa Yusu

Songhwa Yusu bilang mereka hanya memakai Hanwoo 2+ No. 9, jadi sebelum makan saya sudah antusias. Sendok dan sumpit dibungkus satu per satu, terasa higienis dan rapi.

Peralatan makan yang dibungkus rapi di Songhwa Yusu

Ada area yang cantik di lantai 1 dengan nuansa sangat mewah. Lantai 1 dan 2 memiliki area duduk di meja, sedangkan lantai 3 memiliki ruang privat. Di sana, keluarga atau makan malam kantor bisa makan dengan lebih tenang, jadi saya sarankan reservasi sebelum datang.

Interior mewah dan ruang privat Songhwa Yusu

Mereka mulai dengan menata banchan. Lauk pendampingnya dipilih agar cocok dengan Hanwoo, jadi enak dipadukan dengan berbagai cara. Salad lobak muda sangat enak, dengan saus yang segar dan unik.

Banchan pendamping daging Hanwoo di Songhwa Yusu

Setelah banchan, yuk sashimi dan yukhoe langsung disajikan. Saya mencelupkan sashimi ke saus chojang, tapi bahkan tanpa saus pun rasanya segar dan gurih.

Yuk sashimi dan yukhoe di Songhwa Yusu

Yukhoe-nya terasa unik karena di atasnya ditaburi kuning telur matang, dengan pir di bawahnya. Mereka bilang kuning telurnya dimasak lalu digiling halus, bukan memakai kuning telur mentah, jadi terasa sedikit lebih meyakinkan untuk dimakan. Kuning telur matang itu juga ternyata lebih cocok dengan yukhoe daripada yang saya bayangkan.

Yukhoe dengan kuning telur matang di Songhwa Yusu

Sambil makan sashimi dan yukhoe, Hanwoo untuk hari itu disiapkan. Galbisal, upjinsal, deungsim deotsal, kkotdeungsim, dan salchisal disajikan dalam berbagai potongan, sesuai ekspektasi untuk omakase.

Potongan Hanwoo omakase di Songhwa Yusu

Potongan pertama yang dipanggang adalah salchisal dan kkotdeungsim. Warna Hanwoo-nya terlihat luar biasa.

Salchisal dan kkotdeungsim Hanwoo dipanggang

Saat memanggang, staf menanyakan apakah tingkat kematangannya sudah pas, memanggang tiap potong dengan rapi, lalu meletakkannya di piring masing-masing. Mereka menyesuaikan dengan kecepatan makan kami dan kembali memanggang lagi ketika tinggal satu atau dua potong. Stafnya sangat ramah.

Staf memanggang Hanwoo dengan rapi di Songhwa Yusu

Ini adalah upjinsal yang dipanggang kedua. Buat saya, dagingnya malah terasa makin enak seiring urutan makan.

Upjinsal Hanwoo di Songhwa Yusu

Favorit saya adalah deungsim deotsal. Sepertinya ini potongan yang paling berlemak, dan mungkin saya memang suka rasa yang kaya. Jus dagingnya meledak di mulut, dan rasanya benar-benar enak. Kalau daging sapi, Hanwoo memang paling enak.

Deungsim deotsal favorit di Songhwa Yusu

Hanwoo-nya enak sekali sampai kami hampir tidak bisa menahan diri untuk minum alkohol. Cheongha cocok dipadukan dengan Hanwoo, jadi kami masing-masing minum satu botol lalu lanjut ke menu berikutnya.

Cheongha yang dipadukan dengan Hanwoo di Songhwa Yusu

Kami makan doenjang sulbap dan mul naengmyeon. Doenjang sulbap-nya berisi nasi di dalam dan terasa lebih mirip semur ketimbang sup. Rasa doenjang-nya kaya, isinya banyak, dan ada lebih banyak Hanwoo di dalamnya.

Doenjang sulbap dan mul naengmyeon di Songhwa Yusu

Mul naengmyeon-nya terasa sangat ringan, tapi enak setelah ditambah mustard dan cuka rumput laut yang disajikan di sampingnya. Mereka bahkan memotong mi untuk kami, jadi makin terasa dilayani dengan baik.

Mul naengmyeon dengan mustard dan cuka rumput laut

Makan ditutup dengan teh omija. Rasanya benar-benar berbeda dari teh omija lain yang pernah saya coba. Segar, ada nuansa kacang juga, dan benar-benar terasa seperti lima rasa. Kalau Anda mencari restoran Hanwoo atau Hanwoo omakase di Sinnonhyeon, saya sangat merekomendasikan tempat ini. Saya makan dengan sangat puas.

Teh omija penutup makan di Songhwa Yusu

#RestoranSinnonhyeon #HanwooOmakaseGangnam #HanwooGangnam #HanwooSinnonhyeon #RestoranDagingGangnam #KencanGangnam #OmakaseSinnonhyeon #OmakaseGangnam

Jika Anda berencana berkunjung ke area ini, simpan ulasan ini, bandingkan tempat terdekat di REVIEW IN KOREA, lalu cek kembali jam buka, reservasi, dan parkir sebelum berangkat.

Pertanyaan umum

Seberapa jauh Songhwa Yusu dari Stasiun Sinnonhyeon?
Sekitar 5 menit jalan kaki dari Exit 1 atau 2 Stasiun Sinnonhyeon.
Jam buka Songhwa Yusu kapan?
11:30-22:00, break time 15:00-17:00, dan last order pukul 21:00.
Apakah ada parkir di Songhwa Yusu?
Ya, ada parkir khusus di lantai 1 dan biaya parkir berbayar 2.000 KRW.
Apakah ada ruang privat untuk makan bersama?
Ya, lantai 3 memiliki ruang privat, dan tempat ini direkomendasikan untuk reservasi sebelum datang.
Menu apa saja yang disebut dalam ulasan ini?
Banchan, yuk sashimi, yukhoe, Hanwoo panggang, doenjang sulbap, mul naengmyeon, dan omija tea.

Komentar 0

N
Belum ada komentar.