Review Shinsahwaro Garosu-gil: Potongan Babi Spesial
Ulasan Shinsahwaro di Garosu-gil dekat Sinsa Station exit 8, dengan potongan babi spesial, dongchimi makguksu, grill unik, parkir, dan jam buka.

Saya berkunjung ke Garosu-gil di Sinsa-dong. Waktu itu saya sedang ingin makan potongan babi spesial, dan Shinsahwaro punya piring special cuts yang terlihat rapi, jadi saya langsung datang.

Restorannya sekitar 3 menit jalan kaki dari exit 8 Sinsa Station. Parkir tampaknya bisa untuk sekitar 2 atau 3 mobil di samping toko, dan sumber juga menyebut parkir bawah tanah mungkin tersedia. Jam operasionalnya 11:30–23:00, dengan istirahat 15:00–17:00. Saat akhir pekan, buka 13:00–23:00 tanpa jam istirahat.

Ada banyak tamu asing, dan setelah kami tempatnya tetap penuh. Ini memang malam hari kerja, tapi sangat populer, jadi lebih aman reservasi dulu sebelum datang.

Karena saya sudah reservasi, banchan dan peralatan makan sudah disiapkan di meja. Ada berbagai saus, salad wijen hitam, daun bawang berbumbu, acar sayur, kimchi kubis napa, dan pa-kimchi. Pa-kimchi terutama enak dipadukan dengan daging.

Bentuk grill-nya menarik. Daging yang sudah matang bisa dipindahkan ke pinggir supaya tetap hangat tanpa gosong.

Kami memesan Shinsa half plate 400 g dan dongchimi makguksu.
Half plate ini adalah porsi 400 g yang lebih ringan, terdiri dari empat potongan spesial: kkodeulsal, ppolsal, deungsimdeotsal, dan hangjeongsal.

Itu juga datang dengan cabai hijau. Grill cepat panas, dan dagingnya kecokelatan dengan bagus.

Ada bagian yang juicy dan empuk, bagian yang kenyal, dan bagian yang lebih lean, jadi seru memilih mana yang mau dimakan.

Daging matang dengan sangat baik, asapnya tertangani dengan bagus, dan bahkan duduk di bagian dalam tidak terasa pengap.
Dongchimi makguksu-nya bertekstur kenyal dan rasanya bersih serta segar dingin.

Dongchimi makguksu disajikan dalam kuah dongchimi dingin dengan kuah es dan topping seperti timun, pir, lobak, dan telur.

Ini jadi pasangan yang sangat pas untuk daging, terutama saat rasa daging mulai terasa lebih berat.

Di antara sausnya, yang rasa bawang putih paling cocok dengan daging. Myeoljeot, wasabi, saus bawang putih, dan garam membuat makanannya tidak terasa monoton.

Setelah daging matang, kami pindahkan ke pinggir lalu terus memanggang sambil makan. Kualitas dagingnya terlihat sangat bagus, dan Shinsahwaro terasa sangat diperhatikan secara keseluruhan. Tempat ini cocok untuk makan saat berkunjung ke Sinsa-dong atau Garosu-gil. Sumber juga menyebut diskon makan siang 10 persen untuk meja yang memesan daging.
Comments 0
More content
- Aestura Atobarrier MD Cream & Lotion: Review 1 TahunUlasan jujur setelah lebih dari setahun memakai Aestura Atobarrier MD Lotion dan Cream, dari saran dokter kulit sampai tekstur dan efek lembapnya.07/05/2026

- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026

- Hwadam Forest di Mei: Monorail dan Tips ReservasiUlasan kunjungan musim semi ke Hwadam Forest dekat Gonjiam Resort, dengan catatan reservasi Yanolja, waktu monorail, parkir, area istirahat, dan spot foto bunga.04/05/2026
