Curry Gamjatang di Haengbok Chupungnyeong, Pyeongchon
Ulasan curry gamjatang di Haengbok Chupungnyeong Gamjatang dekat Pyeongchon Station: 24 jam, rasa kari ringan, daging empuk, dan kuah yang makin kaya.
Hari ini saya membagikan curry gamjatang yang pertama kali saya coba dan langsung saya suka. Di Haengbok Chupungnyeong Gamjatang (행복추풍령감자탕) dekat Pyeongchon Station, mereka punya menu spesial bernama curry gamjatang. Seorang teman merekomendasikannya, dan sebagai orang yang suka kari, rasanya benar-benar pas dengan selera saya.

Restoran ini berada di Pyeongchon Station Rodeo Street, sekitar 3 menit jalan kaki dari Exit 1. Jam operasionalnya 24 jam, jadi bisa makan kapan saja. Tempat ini juga terasa cocok sebagai pemberhentian terakhir setelah minum.
Anda benar-benar harus melihatnya saat sedang mendidih.

Curry gamjatang, ukuran kecil.
Menunya mencakup empat jenis gamjatang: tojong gamjatang, mandu gamjatang, mukeunji gamjatang, dan curry gamjatang. Untuk dua orang, memesan satu ukuran kecil sudah lebih dari cukup. Kuahnya enak sekali, jadi kami juga menambahkan ramen sari.

Aroma karinya tidak terlalu kuat. Rasanya seperti gamjatang dengan sedikit sentuhan kari. Menurut saya rasanya malah lebih enak setelah dibiarkan mendidih sebentar, karena kuahnya jadi lebih kaya dan lebih dalam.

Saya juga tidak bisa menolak somaek saat menyantapnya. Saya suka karena daun wijen dan siraegi-nya banyak, dan bubuk biji perillanya juga cukup banyak sehingga rasanya makin gurih seperti kacang.

Yang paling saya suka adalah dagingnya matang dengan sangat baik. Dagingnya mudah sekali lepas dari tulang. Saya cukup mengangkatnya dengan sumpit, lalu dagingnya langsung terlepas, jadi bisa makan dengan nyaman tanpa harus memegang dan menariknya.

Kuahnya terlalu enak untuk ditinggalkan, jadi kami langsung menambahkan ramen sari. Seorang staf juga menambahkan lebih banyak kuah untuk kami, sambil bilang kuahnya bisa jadi terlalu asin.

Saya tidak menyangka kari dan gamjatang bisa berpadu sebaik ini, tetapi kalau Anda suka kari, saya merekomendasikannya untuk dicoba sekali. Saya pernah dengar hidangan ini bisa jadi suka atau tidak suka, tapi bagi saya ini jelas ya. Lokasinya agak jauh dari tempat saya, tetapi saya menikmatinya sampai ingin datang lagi.

Saya sempat melihat beberapa ulasan pengunjung yang bilang pelayanannya kurang ramah, tetapi secara pribadi saya tidak mendapat kesan seperti itu. Menurut saya pelayanannya tidak terlalu ramah, tetapi juga tidak terasa tidak ramah. Karena tidak ada masalah saat makan, saya puas dan ingin kembali.
Comments 0
More content
- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026

- Hwadam Forest di Mei: Monorail dan Tips ReservasiUlasan kunjungan musim semi ke Hwadam Forest dekat Gonjiam Resort, dengan catatan reservasi Yanolja, waktu monorail, parkir, area istirahat, dan spot foto bunga.04/05/2026

- Tuna Segar di Chamchiwang Kwon Tae-yoon, Sanbon, GunpoUlasan Chamchiwang Kwon Tae-yoon di Sanbon Rodeo Street, Gunpo: tuna segar, reservasi meja, ruang tatami, dan kursus Geumjandi 55.000 won.28/04/2026
