Ulasan Taimasil Anyang: Restoran Thai di Dengnidan-gil
Ulasan kunjungan pertama ke Taimasil di Dengnidan-gil, Anyang Ilbeonga: lokasi, jam buka, reservasi Naver, Pu Phat Pong Curry, Rad Na, dan mango jelly.
Halo, ini Ijjingne. Saya mengunjungi Taimasil, yang di sumber disebut sebagai satu-satunya restoran Thai di Dengnidan-gil, Anyang Ilbeonga. Label Blue Ribbon langsung menarik perhatian saya. Tempat ini benar-benar membuat saya sadar betapa enaknya makanan Thailand.

Taimasil berada di gang di samping Daro di Dengnidan-gil. Letaknya juga tidak jauh dari persimpangan Daedong Bookstore di Anyang Ilbeonga, jadi cukup mudah ditemukan. Jam yang tercantum adalah 11:30–22:00, dengan waktu istirahat 15:00–17:00. Pada akhir pekan, sumber menyebutkan jam tutupnya 30 menit lebih lambat.

Di dalam, suasananya terasa seperti restoran Thai lokal, dan sepertinya ada sekitar tujuh atau delapan meja. Kalau datang terlalu mepet saat makan malam, mungkin harus menunggu, jadi saya sarankan datang lebih awal.

Kami memesan Pu Phat Pong Curry, menu Rad Na yang baru, dan minuman.
Di Taimasil, Pu Phat Pong Curry disebut sebagai menu wajib, jadi kami memesan itu dan Rad Na yang baru. Saya sempat ingin mencoba bir Thailand dan bertanya ke staf, tetapi mereka bilang birnya punya rasa asam, jadi saya dan teman memilih Tera.

Ada dekorasi Santa yang lucu untuk Natal, dan posternya terasa retro.

Setelah memesan makanan, minuman datang lebih dulu. Gelasnya besar, jadi agak sulit untuk mencampur somaek, tetapi saya tetap berhasil, dan teman saya sangat senang.

Sebagai referensi, jika Anda berkunjung setelah membuat reservasi Naver, sumber menyebutkan mereka memberi layanan minuman. Kami mendapat Zero Coke.

Pu Phat Pong Curry datang lebih dulu. Kepiting lunak gorengnya diberi saus kari gaya Thailand. Kepitingnya renyah tapi lembut, jadi tidak sulit dimakan utuh, dan saus kari yang halus sangat cocok dengannya.

Satu potong kepiting dengan seteguk bir terasa sangat pas. Saya sempat bertanya-tanya apakah rasa kari cocok dengan bir, tetapi ternyata enak sekali sampai birnya mudah habis.

Hidangan kedua adalah Rad Na. Ini adalah ulmyeon ala Thailand, dan mereka menuangkan banyak seafood di atas hot plate. Kuahnya sedikit memercik ke sisi-sisi, tetapi seru juga melihat penyajiannya.

Rasanya mengingatkan saya pada ulmyeon yang sudah saya kenal, dan karena mi-nya kenyal, hidangan ini juga terasa sedikit seperti seafood nurungji tang ala Tiongkok. Bagian telur lembut di dalam membuat rasanya lebih kaya dan makin enak bersama seafood.

Kunjungan pertama saya ke Taimasil benar-benar sukses. Pu Phat Pong Curry sangat sesuai selera saya, dan Rad Na yang baru juga lezat. Saya senang pengalaman pertama makan makanan Thailand seperti ini terjadi di Taimasil.

Saat pembayaran, pemilik memberi kami segenggam mango jelly yang kenyal. Saya rasa saya akan kembali lagi setiap kali menginginkan makanan Thailand. Kalau Anda ingin makan spesial di Dengnidan-gil, saya merekomendasikannya. Kata kunci: restoran di Dengnidan-gil, Anyang rice noodles, Anyang Thai food, makan siang Anyang Ilbeonga, Pu Phat Pong Curry Anyang.
Comments 0
More content
- Suni Yeol Dakbal dekat Stasiun Myeonghak, Anyang: Kaki Ayam PedasUlasan Suni Yeol Dakbal dekat Stasiun Myeonghak, Anyang: kaki ayam panggang arang tanpa tulang, telur kukus, bola nasi, ampela, dan sup fish cake.14/05/2026

- Aestura Atobarrier MD Cream & Lotion: Review 1 TahunUlasan jujur setelah lebih dari setahun memakai Aestura Atobarrier MD Lotion dan Cream, dari saran dokter kulit sampai tekstur dan efek lembapnya.07/05/2026

- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026
