Hansongjeong Pyeongchon Anyang: Kursus Makan Korea untuk Orang Tua
Ulasan Hansongjeong di Pyeongchon, Anyang untuk makan bersama orang tua atau pertemuan keluarga formal. Membahas bangunan utama, ruang privat, jam buka, parkir, Yeonghwasang 14 hidangan, dessert, lunch box, dan catatan valet.
Halo, ini Ijjin-ne. Hari ini saya mengajak orang tua saya makan menu kursus masakan Korea. Saya sudah lama ingin mencoba restoran hansik yang bagus di Pyeongchon, dan waktunya pas untuk pergi bersama orang tua, jadi kami datang bersama.

Ada bangunan tambahan dan bangunan utama. Naik ke bangunan utama di lantai enam, tempat kasir berada. Interiornya terasa bersih dan rapi, seperti restoran Korea kelas atas.
Hansongjeong berada dekat Pyeongchon Station, jadi aksesnya mudah, dan parkir bisa di lantai pertama. Jam buka 11:30-21:00, waktu istirahat 14:30-16:00, dan last order 20:00.

Kami memesan Yeonghwasang, yang dijelaskan sebagai menu kursus 14 hidangan, untuk tiga orang. Setelah konfirmasi reservasi di pintu masuk, kami diantar ke ruang dalam. Peralatan makannya sudah tertata.

Menu pembuka berisi bubur kacang pinus hangat dan nabak kimchi. Seperti dugaan, bubur hangat sebelum menu kursus memang membantu makan dimulai dengan nyaman.

Penyajian pertama berisi hidangan dingin segar, termasuk sashimi, seafood, dan salad.

Irisannya sangat tebal, jadi teksturnya enak. Salmon, favorit saya, juga ada, jadi awalnya makin menyenangkan.

Rasa mustard yang tajam pada salad dingin ubur-ubur terasa enak, dan japchae-nya berbumbu pas.

Siput turban berbumbu disajikan sangat cantik sampai rasanya sayang untuk dimakan. Saus wasabi di bawahnya cocok dengan selera saya, jadi saya mengambilnya cukup banyak.

Penyajian kedua adalah gamtae uni sushi. Ini nasi kunyit yang diberi uni dan dibungkus gamtae. Uni dengan gamtae memang pasangan yang sudah terbukti, dan ini salah satu hidangan yang paling saya nikmati.

Penyajian ketiga berisi sup sujebi, bossam, cream shrimp, terong goreng, dan beef tangsuyuk.

Beef tangsuyuk-nya punya tekstur yang unik. Sangat renyah dan kenyal, mirip tangsuyuk nasi ketan. Saya juga makan irisan daging babi dengan lobak kering yang disajikan bersamanya.

Cream shrimp punya rasa manis yang familiar. Terong goreng disajikan dengan saus cabai, dan karena rasanya tidak terlalu kuat seperti terong, saya malah lebih menikmatinya.

Penyajian keempat adalah nasi: nasi campur biji-bijian, tteokgalbi, doenjang jjigae, dan berbagai banchan.

Saat itu saya sudah sangat kenyang sampai menyisakan sedikit tteokgalbi. Rasanya gurih dan sangat enak, dan meski pattinya tebal, bagian dalamnya matang sempurna.

Kami menutupnya dengan teh omija sebagai dessert. Saya sangat suka susunan menu kursusnya, dan stafnya semua ramah. Porsinya pas, meski bagi saya sedikit terlalu banyak. Penulis merekomendasikannya di Pyeongchon untuk pertemuan keluarga formal atau saat ingin mentraktir orang tua dengan makanan enak.

Di lobi juga ada set lunch box yang terlihat berguna untuk pesanan perusahaan. Parkir bisa di lantai pertama, tetapi penulis mengatakan mereka diminta langsung keluar tanpa arahan valet, seolah-olah valet memang diperlukan, dan membayar 3.000 KRW saat keluar.
#AnyangRestaurant #PyeongchonRestaurant #Hansongjeong #KoreanCourseMeal #PyeongchonStationRestaurant #AnyangHansik #FamilyDiningKorea
Comments 0
More content
- Suni Yeol Dakbal dekat Stasiun Myeonghak, Anyang: Kaki Ayam PedasUlasan Suni Yeol Dakbal dekat Stasiun Myeonghak, Anyang: kaki ayam panggang arang tanpa tulang, telur kukus, bola nasi, ampela, dan sup fish cake.14/05/2026

- Aestura Atobarrier MD Cream & Lotion: Review 1 TahunUlasan jujur setelah lebih dari setahun memakai Aestura Atobarrier MD Lotion dan Cream, dari saran dokter kulit sampai tekstur dan efek lembapnya.07/05/2026

- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026
