Gyokaizen Anyang: Berkshire K atau Woori Heukdon?
- # Anyang
- # Babi Hitam
- # Berkshire K
- # Gyokaizen
- # Tonkatsu
- # Woori Heukdon
Ulasan tonkatsu Gyokaizen di Anyang dari pengunjung lokal: Berkshire K premium loin, tonkatsu campur Woori Heukdon, saus kari, antrean hari kerja, parkir, dan kebijakan tanpa anak.
Sebagai warga Anyang, akhirnya saya sempat juga mampir ke Gyokaizen (교카이젠)! Sudah lama saya berniat datang, tetapi terus tertunda. Orang-orang di sekitar saya membicarakan tonkatsu-nya seolah-olah berada di kelas yang berbeda—hampir semua kenalan saya sudah pernah mendengarnya.

Lokasi, jam operasional, dan parkir Gyokaizen berada di pusat pertokoan Gongjak Buyeong Apartments (공작부영아파트). Siapa sangka restoran tonkatsu di pusat pertokoan apartemen bisa menjadi sepopuler ini? Jam operasional: 11.00–20.00 Jeda: 15.00–17.00 Pesanan terakhir: 14.10 dan 19.30 Parkir: tersedia di pusat pertokoan apartemen. Ada dua hal penting yang perlu diketahui sebelum berkunjung: restoran ini menerapkan kebijakan tanpa anak dan tidak menyediakan corkage.

Saya datang pada hari kerja, dengan rencana tiba menjelang akhir waktu jeda sore. Langsung ke sana sepulang kerja ternyata pas sekali. Saya memilih hari kerja agar tidak perlu menunggu lama. Berdasarkan pengalaman saya, antrean pada malam hari kerja tidak terlalu panjang, jadi waktu kedatangan yang tepat bisa membantu.

Saya tiba sedikit sebelum pukul 17.00, dan sudah ada sekitar tiga grup yang menunggu. Staf membuka pintu tepat pukul 17.00, lalu pengunjung masuk satu grup demi satu grup. Saat mendaftar antrean lewat Catchtable, saya sekaligus memesan makanan. Saya membayangkan pemesanan lebih awal seperti ini membantu makanan disajikan lebih cepat dan membuat prosesnya lebih lancar.

Ada bagan yang membandingkan daging babi dari peternakan berbeda, lengkap dengan keterangan tentang kelembutan, rasa yang lebih ringan, dan tekstur yang lebih padat.
Pesanan kami: • Berkshire K premium pork loin • Woori Heukdon assorted tonkatsu • Saus kari • Soda
Kami mencoba dua pilihan yang paling sering saya dengar: Berkshire K (버크셔K) dan Woori Heukdon (우리흑돈). Karena memesan Berkshire K premium loin, kami memilih porsi campur Woori Heukdon agar bisa mencoba tenderloin juga. Kesimpulan singkat saya? Pesan Berkshire K premium loin. Itulah menu yang paling menonjol bagi saya!

Interiornya rapi dan tertata baik. Pengunjung yang makan sendiri diarahkan ke kursi konter, sedangkan kami berdua mendapat meja yang lebih besar. Sepertinya pilihan tempat duduk lebih fleksibel untuk rombongan dua orang atau lebih.

Sebelum makan, saya membaca informasi tentang Berkshire K dan Woori Heukdon. Ini pertama kalinya saya mencoba tonkatsu dari daging babi hitam, dan rasanya enak.

Sup jagung disajikan sebelum hidangan utama. Rasanya mengingatkan saya pada chawanmushi ala Jepang, tetapi dengan aroma jagung manis. Saya suka sekali. Porsinya mungil—saya bahkan ingin tambah tiga porsi lagi!

Berkshire K premium loin ada di bagian atas, sedangkan Woori Heukdon assorted tonkatsu ada di bawah. Warna Berkshire K tampak lebih merah muda dan terlihat sangat menggugah selera. Totalnya ada delapan potong. Awalnya porsinya terlihat kecil, tetapi akhirnya saya merasa cukup kenyang.

Berkshire K terasa lebih empuk dan kaya rasa. Saus salad tersedia di setiap tempat duduk, jadi kita bisa menambahkannya sesuka hati. Saya juga suka rak di bawah potongan tonkatsu: lapisan tepung rotinya tetap renyah dan tidak menjadi lembek sebelum saya selesai makan.

Pesanan campurannya juga berisi tenderloin, yang empuk dan lezat. Woori Heukdon terasa lembut, meski tidak seempuk Berkshire K. Di sisi lain, rasanya tidak terlalu berlemak, jadi saya merekomendasikannya bagi yang menyukai rasa lebih ringan.

Tonkatsu dimasak dengan suhu rendah untuk menjaga tekstur daging sehingga terasa sangat empuk. Namun, bagi saya rasanya lebih kaya daripada yang saya perkirakan. Suapan pertama terasa luar biasa; menjelang beberapa suapan terakhir, rasa gurihnya mulai terasa cukup berat. Di sinilah saus kari membantu. Rasanya cukup kuat dengan sentuhan lada. Mencelupkan tonkatsu ke dalam saus atau menyantap kari bersama nasi membuat rasa yang kaya itu lebih seimbang. Saya pasti akan menambahkan saus kari!

Nasinyalah yang juga membuat saya terkesan. Butirannya mengilap dan teksturnya lengket dengan nyaman; pikiran pertama saya, “Beras ini dari mana, ya?” Saya penasaran, lalu melihat informasinya di dekat pintu masuk. Jangan lewatkan nasinya—ini salah satu bagian terbaik dari pengalaman makan saya. Meski menjelang akhir tonkatsu terasa agak berat bagi saya, Gyokaizen tetap menjadi pilihan tonkatsu terbaik di Anyang menurut saya!
Pertanyaan umum
Di mana Gyokaizen berada?
Jam berapa Gyokaizen buka dan kapan waktu jedanya?
Apakah tersedia parkir di Gyokaizen?
Apakah anak-anak boleh masuk ke Gyokaizen?
Menu tonkatsu mana yang direkomendasikan penulis?
Konten terkait
- Jeonmunim Dekat Stasiun Gwangmyeong: Kalguksu UnikKunjungan kembali ke Jeonmunim yang kini menempati ruang lebih besar dekat Stasiun Gwangmyeong. Coba kalguksu kaldu tulang basil, kalguksu campur gaya Hong Kong, pancake kacang hijau udang, dan puding buatan sendiri.

- Hwayang Sikdang di Yeosu: Belut Panggang dan Sup BelutHwayang Sikdang menjadi tempat makan pertama saya di Yeosu. Simak pengalaman mencicipi belut laut panggang, sup belut, banchan, serta informasi jam yang tercantum dan parkir.

- Review Ilbeonga Tongdak Pocha di Anyang: Ayam Keju JagungUlasan kunjungan dengan biaya sendiri ke Ilbeonga Tongdak Pocha di Anyang Ilbeonga. Cicipi ayam utuh dengan jagung, keju, dan nurungji, golbaengi somyeon pedas, serta sup seafood.
