Slum Dunk Beomgye: Ulasan Burger Handmade di Anyang
Ulasan kunjungan ulang ke Slum Dunk di Beomgye, Anyang: burger handmade dekat Exit 2 Stasiun Beomgye, pesan via kiosk, tempat duduk lega, dan parkir dekat.

Hai, ini Izzingne. Hari ini saya kembali ke salah satu tempat burger handmade andalan saya: Slum Dunk (슬럼덩크) di Beomgye. Di antara tempat burger handmade yang pernah saya coba di Anyang, tempat ini terasa paling favorit. Kunjungan kali ini juga tetap sangat enak.

Slum Dunk tepat di depan Exit 2 Stasiun Beomgye. Karena berada di gedung di jalan utama, aksesnya nyaman dan mudah ditemukan. Jam operasional yang tercantum adalah 11:00–21:30. Saya tidak melihat hari tutup reguler. Untuk parkir, ulasannya merekomendasikan Pyeongchon Rodeo Public Parking Lot. Saya parkir di sana dan setelah sekitar 1 jam bayar 600 won, dan menurut saya itu sangat wajar.

Set Truffle Garlic Mushroom Set All Day Burger
Komponen menu set bisa diganti. Untuk Truffle Garlic Mushroom Burger, saya memilih cola dan corn salad. Untuk All Day Burger, saya memilih bir dan hash brown. Memesan lewat kiosk juga praktis.

Suasananya benar-benar impresif. Slum Dunk punya detail yang sangat hip.

Ada kursi 2 orang dan 4 orang yang nyaman, dan juga ada tempat duduk 6 orang untuk rombongan.

Ruangnya terasa lega, jadi nyaman untuk makan. Kursinya juga nyaman, dan saya sangat suka musiknya. Seluruh tempatnya punya suasana yang sangat hip.

Detail interiornya menonjol di seluruh restoran. Setiap kali datang, saya selalu jadi melihat-lihat lagi. Bahkan tempat tisu-nya lucu sekali.

Saat makanan pertama datang, sebagian besar yang dibutuhkan sudah disediakan. Kalau butuh yang lain, Anda bisa ambil di bar swalayan. Ada berbagai jenis air, saus, tisu basah, pisau, dan perlengkapan berguna lainnya.

Walau sedang siang hari, saya ingin minum bir, jadi saya memesan set burger dan bir. Saya tidak menyesal. Rotinya sangat lembut dan kenyal, patty-nya renyah, dan rasanya seperti mereka tidak pelit bahan.

Saya suka sentuhan kecil berupa es dan lemon di gelas minuman. Porsi corn salad-nya juga banyak, jadi makanannya mengenyangkan. Truffle Garlic Mushroom Burger punya aroma truffle yang kuat, dan garlic chips tersusun di dalamnya. Teksturnya belum pernah saya temui di burger, dan rasanya sangat enak. Garlic chips adalah bagian paling menonjol.

All Day Burger rasanya klasik dan sederhana. Menurut saya, inilah rasa burger handmade lengkap yang biasanya saya bayangkan. Rasanya bahkan lebih enak karena bahannya melimpah.

Bir draft-nya juga sangat dingin dan enak. Saya sering datang ke sini, dan mulai sekarang saya rasa saya akan menikmatinya sebagai set burger dan bir. Paduannya dengan bir adalah yang terbaik. Kalau ingin burger handmade di Beomgye, saya sangat merekomendasikan Slum Dunk. #BeomgyeRestaurants #AnyangRestaurants #BeomgyeStationRestaurants #BeomgyeLotteDepartmentStoreFood #AnyangHandmadeBurger #BeomgyeHandmadeBurger #BeomgyeBurgerRestaurant #AnyangBurgerRestaurant #AnyangHamburgerRecommendation #AnyangDateCourse #BeomgyeDateCourse #BeomgyeLunchRecommendation
Comments 0
More content
- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026

- Hwadam Forest di Mei: Monorail dan Tips ReservasiUlasan kunjungan musim semi ke Hwadam Forest dekat Gonjiam Resort, dengan catatan reservasi Yanolja, waktu monorail, parkir, area istirahat, dan spot foto bunga.04/05/2026

- Tuna Segar di Chamchiwang Kwon Tae-yoon, Sanbon, GunpoUlasan Chamchiwang Kwon Tae-yoon di Sanbon Rodeo Street, Gunpo: tuna segar, reservasi meja, ruang tatami, dan kursus Geumjandi 55.000 won.28/04/2026
