Review in Korea
Indeogwon Tuft Tuft Gromit rug tufting workshop and Anyang date review in Indonesian

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang

이찡네04/07/2024Anyang

Pengalaman membuat rug Gromit di Tuft Tuft Indeogwon, dekat Exit 4 Stasiun Indeogwon. Workshop ini buka setiap hari 12:00-22:00 dan menyediakan tufting, weaving, knitting, mini rug, keyring, coaster, pilihan benang khusus, finishing, pita, hingga fabric perfume. Cocok untuk one-day class dan ide date indoor di Anyang.

Halo, ini Ijjingne. Hari ini saya pergi ke workshop tufting bersama teman. Sejak lama saya ingin mencoba pengalaman workshop seperti ini, dan kebetulan ada studio tufting baru yang buka di Indeogwon yang dekat dari rumah. Saya langsung reservasi bersama teman dan berkunjung, hehe.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 1

Awalnya saya ingin menaruh foto hasil akhirnya di bagian terakhir, tetapi hasilnya terlalu lucu dan memuaskan, jadi saya taruh di depan. Mari mulai ulasan tufting yang super menggemaskan ini.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 2

Saya berkunjung ke Tuft Tuft di Indeogwon. Dari Exit 4 Stasiun Indeogwon, jaraknya dekat dengan berjalan kaki. Sepertinya saya tiba dalam kurang dari 10 menit. Jam buka setiap hari 12:00 ~ 22:00, jadi pengalaman ini juga bisa dilakukan pada malam hari.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 3

Tuft Tuft, yang dikenal sebagai one-day class di Anyang, menyediakan berbagai pengalaman. Rasanya hampir semua aktivitas berbasis benang ada di sini. 📍Tufting Cermin, mini rug, frame, keyring, coaster 📍Weaving Coaster, tapestry 📍Knitting Dompet kartu, keyring, coaster, scrunchie

Di Instagram juga ada banyak contoh, jadi coba lihat-lihat dulu kalau penasaran.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 4

Dari pintu masuk saja tempatnya terasa sangat stylish dan cantik. Bisa belajar dari guru yang membuat karya seperti ini rasanya beruntung sekali.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 5

Setelah masuk, kami mendengar penjelasan singkat tentang tufting, lalu diminta menggambar rancangan kasar di kotak sebelah kiri. Kalau sudah memikirkan desain atau gambar yang ingin dibuat, meski hanya garis besarnya, waktu bisa lebih hemat.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 6

Saya sedang suka Gromit akhir-akhir ini, jadi saya memilih Gromit yang lucu. Teman saya memilih awan pastel yang lembut. Karena Gromit adalah karakter dengan warna sederhana, saya tidak memakai banyak jenis benang. Teman saya ingin mencoba berbagai benang, jadi ia membagi bagian-bagian desainnya dan memutuskan memakai beberapa benang berbeda.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 7

Setelah desain selesai, kami memilih benang. Jenis benangnya sangat banyak. Ada banyak benang khusus juga, dan rasanya hampir tidak ada warna yang tidak tersedia, hehe.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 8

Untuk tufting, 2 sampai 4 benang perlu digabungkan. Teman saya memilih benang bernuansa pastel dan menambahkan benang khusus putih bertekstur angora.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 9

Karena Gromit cukup sederhana, benang yang saya pilih hanya tiga yang di atas itu, hehe. Saat dikerjakan, rasanya agak polos, jadi bagian telinga Gromit saya ganti dengan benang khusus.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 10

Kami memasukkan benang lalu berlatih garis horizontal, vertikal, dan lengkung. Ternyata butuh tenaga lebih dari perkiraan, jadi awalnya agak sulit. Namun setelah mulai terbiasa, rasanya menyenangkan.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 11

Setelah banyak berlatih, saya juga membuat hati dengan garis lengkung. Setelah berhasil membuat hati, rasa percaya diri naik, dan saya langsung mulai mengisi bagian badan. Pada tahap itu memang agak terlihat seperti gorila, tetapi ini jelas Gromit. Ya, Gromit.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 12

Teman saya juga berlatih lalu langsung mulai. Saat saya membuat badan Gromit, ia menghias awannya dengan berbagai benang. Ketika mulai terasa sedikit polos, guru menyarankan memakai alat tufting manual vintage untuk menambahkan benang khusus. Rasanya seperti versi lama dari tufting gun, bukan menembak cepat seperti tufting gun, melainkan harus didorong dengan tangan satu per satu.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 13

Setelah melihat teman saya, saya juga membuat telinga Gromit dengan alat manual dan benang khusus. Tufting gun memotong benang secara seragam saat bekerja, tetapi alat manual ini tidak memotong sesuai panjang. Benangnya harus diteruskan sampai selesai. Karena itu hasilnya jelas lebih panjang dan lebih mengembang dibanding benang biasa.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 14

Membuat telinga lebih mengembang dengan benang khusus dan alat manual benar-benar keputusan yang tepat. Setelah mata selesai, saya ingin membuat hidung, tetapi ruang untuk hidung ternyata agak kecil. Padahal hidung Gromit yang bulat mengembang itu penting. Saat saya sedang bingung, guru yang penuh ide bertanya, "Bagaimana kalau hidungnya dibuat dengan pom-pom?"

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 15

Ada alat pembuat pom-pom, jadi setelah benang dililitkan, pom-pom cepat sekali selesai. Cukup lilitkan benang, potong dengan gunting, lalu lepaskan dari alatnya, dan pom-pom selesai.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 16

Awalnya saya tidak tahu pom-pom akan seperti apa, tetapi ternyata bisa selucu ini. Kalau tidak memakai pom-pom, saya hampir pasti menyesal. Teman saya memakai banyak benang khusus, sedangkan saya karena membuat karakter, hasilnya cenderung sederhana. Saat saya merasa sedikit kurang puas, guru seolah menyadarinya dan membawa benang khusus yang mengingatkan pada rumput dan bunga, lalu menyarankan membuat jalan bunga di bawah kaki Gromit. Di bagian bawah foto pertama terlihat warnanya halus dan cantik sekali. Guru bilang itu benang favoritnya, dan saya benar-benar tersentuh.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 17

Jalan bunganya juga dibuat sederhana dengan alat manual, lalu kami masuk ke proses finishing.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 18

Setelah diberi cairan finishing, kami mengeringkannya dengan angin. Ternyata keringnya lebih cepat dari yang saya kira.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 19

Setelah karya benar-benar kering, bagian belakangnya digunting sedikit demi sedikit, dilipat ke dalam, dan dirapikan dengan glue gun. Karena saya harus membuat tangan dan kaki Gromit, saya juga memotong beberapa bagian benang. Guru juga merapikan mata Gromit dengan teliti. Setelah finishing keseluruhan selesai, bagian belakang ditempeli alas anti-slip, sehingga sisi belakang yang tadinya berantakan tertutup rapi.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 20

Foto hasil akhir. Benar-benar sangat lucu. Awan buatan teman saya teksturnya lembut dan fluffy, dengan warna pastel yang unik serta aksen benang khusus. Gromit saya punya jalan bunga di bawah kakinya. Itu benar-benar detail yang membuat saya terharu. Guru yang mengubahnya dari gorila menjadi Gromit jalan bunga, terima kasih banyak.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 21

Ini foto lucu yang diambilkan oleh guru. Sudah lama rasanya tidak menikmati date seru dengan teman seperti ini.

Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang - gambar 22

Di akhir, guru mengikatkan pita yang cocok dengan warna karya masing-masing, dan juga menyiapkan fabric perfume agar kami bisa menyemprotkan aroma pilihan kami. Seharian saya kagum dengan perhatian kecil dari guru. Benang khusus biasanya mungkin ada biaya tambahan, tetapi guru yang baik hati ini membiarkan kami memakai benang yang kami inginkan sebanyak yang kami mau. Kalau tertarik dengan pengalaman workshop berbasis benang seperti tufting, weaving, atau jahit-menjahit, atau sedang mencari ide date di Anyang, saya sungguh merekomendasikan Tuft Tuft Indeogwon. . . . #TempatWisataGyeonggi #TempatWisataAnyang #DateAnyang #OneDayClassAnyang #RekomendasiDateAnyang #WorkshopAnyang #DateIndoorAnyang #DateWorkshopAnyang #WorkshopTufting #DateTuftingAnyang

Jika Anda berencana berkunjung ke Anyang, simpan ulasan ini, bandingkan tempat terdekat di REVIEW IN KOREA, lalu cek kembali jam buka, reservasi, dan parkir sebelum berangkat.

Pertanyaan umum

Tuft Tuft Indeogwon workshop tufting cocok untuk apa?
Pengalaman membuat rug Gromit di Tuft Tuft Indeogwon, dekat Exit 4 Stasiun Indeogwon. Workshop ini buka setiap hari 12:00-22:00 dan menyediakan tufting, weaving, knitting, mini rug, keyring, coaster, pilihan benang khusus, finishing, pita, hingga fabric perfum
Untuk siapa ulasan Tuft Tuft Indeogwon: membuat rug Gromit di workshop tufting Anyang ini berguna?
Berguna bagi pelancong yang ingin membandingkan tempat lokal di Korea serta memahami rute, menu, dan suasana sebelum berkunjung.

Komentar 0

N
Belum ada komentar.