Ulasan Red Button Board Game Cafe di Anyang 1st Street
Review Red Button di Anyang 1st Street: tarif per jam, jam buka, parkir yang disarankan, ruang grup, tablet ordering, dan snack seperti churros.
Halo, ini Ijjingne. Sudah cukup lama saya tidak ke kafe board game. Saya pergi ke Red Button di Anyang 1st Street, dan setelah berkunjung saya paham kenapa Red Button cukup populer di antara berbagai chain. Tempat ini sangat cocok untuk kencan indoor.

Tempatnya ada di jalan utama Anyang 1st Street. Kalau butuh parkir, saya merekomendasikan parkir umum Anyang Station Rotary. Jam operasionalnya 13:00 sampai 00:00, dan pada akhir pekan 13:00 sampai 01:00.

Tarifnya sama pada hari kerja dan akhir pekan: KRW 3.000 per jam. Menurut saya, tarif per jam ini cukup masuk akal. Selimut dan charger disediakan untuk yang membutuhkan, dan jika datang berkelompok, tersedia reservasi ruang grup, jadi sebaiknya booking terlebih dahulu.

Anda bisa membayar per jam, tetapi kalau berencana tinggal sekitar 4 jam, paket tarif tetap lebih murah. Tarif youth juga KRW 2.000, jadi tempat ini juga terlihat cocok untuk pelajar. Tempat ini memang pas sebagai spot kencan indoor.

Saya datang bersama satu orang lain dan diarahkan ke ruang dengan meja kotak. Untuk grup, tamu diarahkan ke ruang meja bundar yang lebih besar. Meja bundarnya terlihat membuat permainan jadi lebih seru.

Di kafe board game, makanan dan minuman juga harus dicoba. Mereka menjual snack yang mudah dimakan sambil bermain, plus pilihan mengenyangkan seperti chicken, pizza, dan tteokbokki.

Teh hitam Misugaru latte Affogato Churros Nutella
Kami memesan dua minuman, es krim, dan churros. Saya pernah mencoba churros ini sebelumnya dan sangat suka, jadi saya memesan lagi. Pesanan dilakukan lewat tablet, dan saat makanan siap, notifikasi muncul di tablet.

Minuman dibayar terpisah dari biaya waktu saat diambil.

Churros-nya berisi Nutella, dan memakannya dengan whipped cream membuat rasanya sangat manis dan enak. Benar-benar gula yang nendang.

Affogato-nya juga sangat enak. Isinya es krim vanila dengan sirup karamel, lalu disiram espresso shot.
Meski saya sudah minum kopi sebelum datang, rasanya tetap bikin ketagihan sampai saya terus memakannya.

Churros-nya mudah diambil dan dimakan sambil bermain game. Es krim harus langsung dimakan sebelum meleleh.

Hari itu saya mencoba banyak permainan. Tablet merekomendasikan game berdasarkan jumlah pemain, jadi saya jadi mudah mencoba yang berbeda. Game-game-nya tertata rapi berdasarkan nama, sehingga mudah dicari. Kondisi permainannya juga bersih dan bagus, membuat Red Button jadi salah satu board game cafe favorit saya.

Secara keseluruhan, tempat ini bersih dan tertata dengan baik. Ada begitu banyak jenis game sehingga saya masih belum sempat mencoba banyak yang saya inginkan. Saya ingin datang lagi dan bermain lebih banyak lain kali. Sangat saya rekomendasikan untuk kencan indoor.
Jika Anda berencana berkunjung ke Anyang, simpan ulasan ini, bandingkan tempat terdekat di REVIEW IN KOREA, lalu cek kembali jam buka, reservasi, dan parkir sebelum berangkat.
Pertanyaan umum
Berapa jam operasional Red Button?
Berapa tarif Red Button per jam?
Apakah ada tarif khusus untuk youth?
Apakah ada saran parkir?
Menu apa yang dicoba di Red Button?
Konten terkait
- Hwayang Sikdang di Yeosu: Belut Panggang dan Sup BelutHwayang Sikdang menjadi tempat makan pertama saya di Yeosu. Simak pengalaman mencicipi belut laut panggang, sup belut, banchan, serta informasi jam yang tercantum dan parkir.

- Review Ilbeonga Tongdak Pocha di Anyang: Ayam Keju JagungUlasan kunjungan dengan biaya sendiri ke Ilbeonga Tongdak Pocha di Anyang Ilbeonga. Cicipi ayam utuh dengan jagung, keju, dan nurungji, golbaengi somyeon pedas, serta sup seafood.

- Melrose Beauty Pyeongchon: Lash Lift & Ekstensi AksenUlasan pribadi lash lift dengan ekstensi bulu mata aksen di Melrose Beauty, sekitar lima menit berjalan kaki dari Stasiun Pyeongchon. Simak pengalaman konsultasi, hasil, jam buka, dan informasi parkir.
