Ulasan What The Burger Pyeongchon: Burger Handmade
Ulasan pribadi What The Burger Pyeongchon dekat Pintu Keluar 3 Stasiun Pyeongchon, dengan burger handmade, fries renyah, takeout, kiosk, parkir, dan jam buka.
Hai! Hari ini saya menemukan tempat burger handmade yang benar-benar asli di Pyeongchon. Saya sudah cukup lama melewati tempat ini dan terus berpikir harus coba suatu hari, dan akhirnya saya mampir juga.

Lokasinya ada di W Ace Tower di Stasiun Pyeongchon. Dari Pintu Keluar 3 Stasiun Pyeongchon, jaraknya sekitar 5–7 menit jalan kaki. Tempatnya tidak tersembunyi jauh di dalam gedung; lokasinya di sudut persimpangan besar. 📍 Jam operasional 10:30–22:00 Last order: 21:30 Buka sepanjang tahun 📍 Parkir Parkir tersedia di area parkir gedung. Sepertinya juga ada dukungan parkir.

Untuk tempat burger handmade, menunya sangat beragam. Karena burger dibuat setelah pesanan masuk, mungkin perlu menunggu sedikit, tetapi saya tidak masalah. Mereka juga bilang beberapa menu baru baru saja keluar. Pilihan yang ada begitu banyak sampai saya sempat lama memutuskan, tapi itu dilema yang menyenangkan.
Double Deep Cheese Burger Set Beef Whole Shrimp Burger Set What The Fry
Itu yang saya pesan, dan saya memilih takeout supaya bisa makan di rumah.

Interiornya luas dan bersih. Ada juga bar swalayan tempat mengambil saus, tisu, alat makan, dan perlengkapan lainnya.

Sebagian besar kursinya berupa meja untuk 2–4 orang, dan saya suka karena ruangnya terasa lega. Di sekitar sini banyak kantor, jadi saya kira tempat ini populer saat jam makan siang. Saya datang pada sore awal, dan masih ada cukup banyak pelanggan.

Memesan lewat kiosk nyaman. Waktu tunggunya sekitar 10 menit, dan saya sangat puas. Takeout dikemas dengan hati-hati, bahkan kantongnya diberi tanda terpisah. Saya juga menghargai bahwa mereka menyertakan tisu dan garpu.

Aromanya sepanjang jalan pulang enak sekali sampai saya harus menahan diri agar tidak langsung membukanya. Burgernya dikemas dalam kotak kertas, jadi tetap terlihat bagus meski dibawa pulang.

Pertama, kentangnya sedikit tebal, tetapi sama sekali tidak lembek. Tetap renyah. Rasanya tidak tampak terlalu berbumbu, tetapi saat dicoba justru pas asin dan enak sekali. Di banyak tempat burger lain, kentang bisa lembek atau terlalu asin, tetapi kentang di What The Burger benar-benar sesuai selera saya.

Ini adalah What The Fry, menu khas di antara chicken fries. Isinya ayam tanpa tulang dengan saus spesial di atasnya. Sausnya benar-benar enak. Saat makan, saya juga coba mencelupkan kentang ke sausnya, dan hasilnya enak banget. Sepertinya What The Burger juga punya keunggulan di saus.

Beef Whole Shrimp Burger memungkinkan kamu menikmati patty udang berisi udang utuh sekaligus patty daging. Rasanya juicy, gurih, dan sedikit manis dengan cara yang bikin nagih. Udang dan daging bersama-sama memang sudah cukup jelas. Burghernya tidak kecil, dan isiannya melimpah, jadi saya sangat senang.

Yang kedua adalah Double Deep Cheese Burger. Ini burger dengan banyak keju, tapi tidak segreasy yang saya bayangkan. Mungkin karena sausnya, ada juga sedikit rasa manis. Bawang bombai di dalamnya membuatnya makin enak. Saya juga pikir roti burger itu penting, dan roti di What The Burger memang sangat bagus. Rasanya gurih, kenyal, dan renyah sekaligus, jadi saya merasa tempat ini juga jago soal bun. Burger handmade memang lebih enak daripada burger waralaba. Sejak makan di What The Burger, saya jadi ketagihan hamburger walaupun sebelumnya tidak terlalu sering makan, jadi akhir-akhir ini saya malah sering beli burger.

Pemiliknya ramah, dan makanan keluar lebih cepat dari yang saya duga, jadi saya benar-benar puas. Terutama karena kentang dan rotinya enak sekali, saya rekomendasikan mencoba What The Burger. #BeomgyeRestaurants #PyeongchonStationRestaurants #BeomgyeLunch #BeomgyeHamburger #AnyangHandmadeBurger #PyeongchonHandmadeBurger #PyeongchonRestaurants #BeomgyeBurgerRestaurant #PyeongchonBurgerRestaurant
Comments 0
More content
- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026

- Hwadam Forest di Mei: Monorail dan Tips ReservasiUlasan kunjungan musim semi ke Hwadam Forest dekat Gonjiam Resort, dengan catatan reservasi Yanolja, waktu monorail, parkir, area istirahat, dan spot foto bunga.04/05/2026

- Tuna Segar di Chamchiwang Kwon Tae-yoon, Sanbon, GunpoUlasan Chamchiwang Kwon Tae-yoon di Sanbon Rodeo Street, Gunpo: tuna segar, reservasi meja, ruang tatami, dan kursus Geumjandi 55.000 won.28/04/2026
