Ulasan Eung Coffee di Arashiyama, Kyoto Saat Sakura
Catatan Kyoto-Arashiyama: naik kereta 250 yen, antrean akhir pekan di Eung Coffee, lalu coba iced Americano, latte, matcha latte, dan foto sakura.
Halo, ini Ijjingne. Kali ini saya pergi ke Kyoto, dan dari Kyoto ke Arashiyama saya naik kereta.

Perjalanannya sekitar 20 sampai 30 menit. Perjalanan itu berkesan karena melewati rel, naik ke jalan, dan menanjak ke bukit. Tarifnya 250 yen per orang, dan rasanya berbeda dari subway yang pernah saya naiki di Jepang. Kalau duduk di gerbong paling depan, Anda bisa melihat bunga sakura lewat jendela depan yang besar, jadi saya merekomendasikan naik ke depan lebih awal kalau ingin foto. Perjalanannya memang hanya sekitar 20 menit.

Cuaca di Kyoto pada akhir Maret sangat cerah. Saya butuh luaran lengan panjang, tetapi siang harinya cukup hangat sampai bisa dilepas.

Saya mengunjungi Eung Coffee di Kyoto. Antreannya mengular mengelilingi toko, tetapi tidak sepanjang yang saya bayangkan, jadi saya ikut antre. Butuh sekitar 20 menit untuk memesan.

Karena ingin mencoba beberapa jenis, saya memesan iced Americano, iced latte, dan iced matcha latte.

Gunakan tampilan cangkir untuk memilih ukuran. Untuk minuman dingin, hanya cangkir besar yang tersedia, sedangkan cangkir kecil hanya untuk minuman panas. Saya ingin mencoba matcha ukuran kecil, tetapi semua minuman saya akhirnya berukuran besar.

Latte art-nya begitu cantik sampai saya sempat berpikir untuk memesan minuman panas, tetapi cuacanya terlalu hangat, jadi saya tetap memilih minuman dingin.

Kebanyakan orang membeli Eung Coffee untuk dibawa pulang dan meminumnya di tepi sungai di depan. Kursi yang terlihat di sumber itu adalah tempat duduk berbayar, yang saya ingat sekitar 1.000 yen untuk 30 menit, meski saya tidak sepenuhnya yakin. Duduk di sana rasanya tidak perlu; minum di tepi sungai terlihat lebih bagus.

Sirup, gula kubus, dan tambahan lain bisa diambil sendiri di sini.

Staf terus bilang matcha latte-nya tanpa gula, jadi saya mengambil dua gula kubus. Kalau tidak, itu bakal jadi kesalahan.

Kalau diminum polos, rasanya seperti matcha yang sangat kuat tanpa rasa manis sama sekali. Gula kubusnya tidak langsung larut, jadi saya menghancurkannya dengan sedotan. Saat saya minum lattenya, butiran gulanya ikut terasa, dan anehnya justru itu membuatnya lebih enak. Lain kali, saya akan memesan matcha latte lagi dan menghancurkan gula kubus ke dalamnya.

Saya menikmati kopi di tepi sungai. Iced Americano-nya terasa seperti iced Americano standar, dan lattenya lebih bernuansa kacang daripada banyak latte lain, tetapi saya bertanya-tanya apakah antre sepanjang itu sepadan. Favorit saya adalah matcha latte dengan gula yang dihancurkan.

Minuman Eung Coffee saya ternyata jadi populer tanpa diduga. Beberapa turis Tiongkok bertanya apakah mereka boleh memotret kopi itu, berapa harganya, dan dijual di mana. Itu pertama kalinya saya melihat orang memotret kopi milik orang lain.

Saya juga berjalan-jalan sambil membawa Eung Coffee dan memotret. Cukup banyak bunga sakura yang mekar, dan hampir setiap jalan terasa seperti jalan sakura.

Bunga sakuranya tidak terlalu rapat; sebaliknya, rantingnya panjang dan menjuntai ke bawah. Karena bunganya lebih rendah, tempat itu cocok untuk foto.

Tempat ini terasa seperti spot foto yang pas, dengan pemandangan hijau dan latar bunga sakura merah muda seperti langit.


Saya juga melihat-lihat di sekitar rel kereta dan banyak berjalan sebelum kembali.
Saya juga sempat ke Chikurin, tetapi orangnya terlalu banyak sampai niat healing malah membuat saya makin capek. Meski begitu, Eung Coffee bagus, dan reviewer terutama merekomendasikan matcha latte yang kaya rasa.
Comments 0
More content
- Aestura Atobarrier MD Cream & Lotion: Review 1 TahunUlasan jujur setelah lebih dari setahun memakai Aestura Atobarrier MD Lotion dan Cream, dari saran dokter kulit sampai tekstur dan efek lembapnya.07/05/2026

- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026

- Hwadam Forest di Mei: Monorail dan Tips ReservasiUlasan kunjungan musim semi ke Hwadam Forest dekat Gonjiam Resort, dengan catatan reservasi Yanolja, waktu monorail, parkir, area istirahat, dan spot foto bunga.04/05/2026
