Ulasan Sushi Story di Anyang 1st Street
Ulasan Sushi Story dekat Anyang 1st Street: set sushi dengan dua udon, tempura udang, jam buka, waktu istirahat, dan sushi telur favorit.
Halo, ini Ijjingne. Saya mengunjungi restoran sushi yang sering saya datangi di Anyang 1st Street. Komposisi set sushi di sini terasa pas dan mengenyangkan, jadi saya sudah lama datang ke sini, dan baru-baru ini saya mampir lagi untuk menulis ulasan ini.

Lokasinya tepat di sebelah jalur bawah tanah di Anyang 1st Street, dekat Moise dan Jjigae Maeul. Jam operasionalnya 11:30–21:00, dengan waktu istirahat 15:00–17:00. Saat jam makan siang akhir pekan, kadang ada antrean. Saya datang pada sore hari di hari kerja dan untungnya masih ada satu kursi.

Set sushi campur dengan dua udon Tempura udang
Setiap kali datang, saya selalu memesan sushi campur, jadi kali ini saya memesan menu yang sama lagi. Saya juga menambah tempura udang sebagai lauk.

Sushi Story juga punya event ulasan di Instagram dan Facebook. Mereka memberikan minuman, jadi bagus untuk ikut.

Sebelum sushi keluar, mereka menyiapkan kecap asin, sup, rakyo, jahe acar, dan saus kecap tempura. Saya sangat suka karena saus yang lebih ringan untuk tempura disajikan terpisah.

Sushi dibuat sesuai pesanan tepat di depan Anda, dan kalau menunggu sebentar, keluar dengan cepat. Udon-nya juga keluar cukup cepat.

Begitu tempura udang juga keluar, meja terasa penuh dan mengenyangkan. Set sushi campur ini berisi 10 potong, jadi mudah untuk mencoba berbagai jenis lalu memesan lagi potongan yang disukai. Saya suka karena pesanan tambahan tersedia dalam porsi 4 potong.

Saya memotret sushi telur yang lucu. Teksturnya lembut, rasanya manis, dan enak. Saya suka sushi salmon dan sushi telur, dan sushi telur di Sushi Story ini memang enak. Rasanya seperti tipe rasa yang terus teringat.

Ini mini udon, tetapi porsinya tidak terlalu kecil, dan kuahnya yang segar cocok dengan sushi.

Kalau saya hanya makan sushi, biasanya terasa belum cukup mengenyangkan, dan saya sering ingin tambahan sup. Di sini, sup sudah termasuk dalam set dasar, jadi saya suka karena saya tidak perlu memikirkannya.

Tempura udang juga termasuk menu tersembunyi yang enak. Bagian luarnya sangat renyah dan bagian dalamnya lembap. Karena menggunakan udang besar, rasanya bahkan lebih enak.

Anda bisa melihat sushi dibuat tepat di depan Anda, jadi seru untuk ditonton, dan kebersihannya juga terlihat. Tempat ini sudah beroperasi cukup lama, tapi itu juga berarti sudah lama disukai. Setiap kali saya ingin sushi di sekitar sini, tempat inilah yang pertama saya pikirkan.

Saya melihat model sushi yang lucu di konter. Komposisinya sama dengan sushi Sushi Story, jadi terlihat makin lucu.
Kalau ingin sushi di Anyang 1st Street, saya merekomendasikan makan di Sushi Story. Tempat ini sudah lama ada, jadi terasa andal, harganya bersahabat, dan pemiliknya ramah. Saya selalu pulang dengan suasana hati yang baik, dan saya pasti akan kembali 100%.
Comments 0
More content
- Aestura Atobarrier MD Cream & Lotion: Review 1 TahunUlasan jujur setelah lebih dari setahun memakai Aestura Atobarrier MD Lotion dan Cream, dari saran dokter kulit sampai tekstur dan efek lembapnya.07/05/2026

- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026

- Hwadam Forest di Mei: Monorail dan Tips ReservasiUlasan kunjungan musim semi ke Hwadam Forest dekat Gonjiam Resort, dengan catatan reservasi Yanolja, waktu monorail, parkir, area istirahat, dan spot foto bunga.04/05/2026
