Golmok Sikdang di Taean Anmyeondo: Dakgaejang Dekat Pelabuhan
Review pribadi Golmok Sikdang di Taean, Anmyeondo, yang dicoba untuk dakgaejang sebelum naik kapal memancing sotong dan gurita kaki-babi.
Halo! Hari ini saya mau memperkenalkan tempat dakgaejang yang saya coba di Taean. Kami harus naik kapal untuk memancing sotong dan gurita kaki-babi, jadi sambil mencari tempat makan siang sebelum berangkat, kami menemukan Golmok Sikdang (골목식당) di Taean. Saya datang karena pernah dengar tempat ini jadi favorit warga lokal.
📍 Jam buka Di sumber tidak ada jam operasional resmi yang terpisah, tetapi disebut restoran tutup pukul 14.00 pada hari Senin. Saya datang sekitar pukul 11.00 pada hari Minggu dan bisa makan. 📍 Parkir Saya parkir di pinggir jalan di depan restoran. Letaknya di gang, tapi jalannya cukup lebar, dan orang lain juga parkir di sana. Tidak ada area parkir umum di dekatnya.

Mungkin karena terlalu lapar, saya bahkan tidak sempat memotret bagian luar. Saya langsung masuk dan diarahkan ke meja. Tapi ternyata—semua meja sudah disiapkan lebih dulu. Awalnya saya kira itu meja reservasi, tetapi saat melihat sekeliling, semua meja memang sama. Saya sempat menduga pemiliknya menyiapkannya dulu karena mengelola tempat ini sendiri. Side dish-nya juga berbumbu pas dan enak.

Dakgaejang
Saya sedang butuh sedikit penawar mabuk, dan tidak punya waktu untuk menunggu hidangan berkuah yang lama, jadi saya melewatkan menu semacam itu. Karena tempat ini terkenal dengan dakgaejang, saya memesannya untuk makan sederhana bersama banchan.

Suasananya seperti restoran desa klasik yang hangat. Sudah lama juga saya tidak duduk di meja lesehan. Piring kecil, garam, merica, tisu basah, dan perlengkapan serupa sudah diletakkan di samping meja, jadi enak karena saya tidak perlu memanggil pemilik untuk hal-hal kecil.

Dakgaejangnya keluar kurang dari 10 menit setelah dipesan. Saya kaget karena porsinya lebih besar dari yang saya kira. Isinya banyak sayuran, jamur, ayam, telur, dan lainnya.

Kuahnya bersih, dan isinya melimpah, jadi pas untuk penawar mabuk. Ini juga cocok untuk mengisi perut sebelum naik perahu. Ulasan lain bilang rasanya enak tanpa terlalu kuat, dan saya juga setuju bahwa rasanya tidak terlalu intens, meski saya tetap merasakan sedikit rasa bumbu. Tetap saja, saya merasa ini adalah makan yang solid dan enak.
...
Comments 0
More content
- Ulasan Haebim Mokpo: Bibimbap Rumput Laut Kepiting dan ParkirUlasan makan siang pribadi di Haebim dekat Mokpo Peace Square, dengan bibimbap rumput laut kepiting, jeon kerang, kursi lantai, antrean, jam buka, dan parkir umum terdekat.07/05/2026

- Hwadam Forest di Mei: Monorail dan Tips ReservasiUlasan kunjungan musim semi ke Hwadam Forest dekat Gonjiam Resort, dengan catatan reservasi Yanolja, waktu monorail, parkir, area istirahat, dan spot foto bunga.04/05/2026

- Tuna Segar di Chamchiwang Kwon Tae-yoon, Sanbon, GunpoUlasan Chamchiwang Kwon Tae-yoon di Sanbon Rodeo Street, Gunpo: tuna segar, reservasi meja, ruang tatami, dan kursus Geumjandi 55.000 won.28/04/2026
