Mas Bakery di Stasiun Beomgye: Roti Lucu Bentuk Umbi
Mas Bakery di dalam Beomgye Station, Anyang, cocok untuk mampir beli roti berbentuk umbi yang lucu, pastry terjangkau, dan minuman. Dekat exit 1 dan 4, buka 07:00–23:00.

Hari ini saya mampir ke Mas Bakery, bakery di Beomgye. Mereka menjual roti guhwajakmul yang lucu—roti berbentuk tanaman pangan lama seperti kentang dan ubi jalar. Karena tokonya ada di dalam Beomgye Station, saya bisa mampir dengan nyaman saat pulang kerja.

Lokasinya ada di dalam Beomgye Station. Tepat di depan exit 1 dan 4, jadi mudah ditemukan. Jam bukanya panjang, jadi enak buat beli roti saat berangkat kerja atau sepulang kerja. 📍Jam buka 07:00–23:00 Saya tidak melihat hari tutup reguler yang tertera secara terpisah.

Saat masuk ke Mas Bakery di Beomgye, pilihannya bukan cuma roti berbentuk panen itu. Saya melihat roti kacang merah manis, item cokelat, coffee buns, dan lainnya. Bahkan kalau Anda tidak sedang mencari roti berbentuk crop, tetap seru untuk mampir, lihat-lihat, dan pilih sesuatu. Harga per potong sekitar 2.000–3.000 KRW, dan roti lainnya juga tampak cukup terjangkau.

Ada juga minuman: kopi, latte, ade, dan teh. Saya dengar Mas Bakery juga enak untuk ngopi, jadi saya ingin mencoba kopinya lain kali. Pilihan minumannya terlihat praktis untuk dipadukan dengan roti. Mereka juga punya Americano 1L dan pilihan latte 1L, jadi terasa cocok untuk dibawa saat commuting.

Karena roti-roti itu dipajang seperti tertanam di tanah, tampilannya jadi terasa sangat nyata. Lucu sekali. Variannya termasuk kentang, ubi jalar, jagung, chestnut utuh, labu manis, daun bawang, dan cabai. Saya jadi penasaran seperti apa rasa roti cabai, tapi setelah mencoba yang lain, saya merasa roti itu pasti juga enak.

Bahkan cara mereka dipajang di keranjang membuatnya makin lucu. Bentuknya begitu mirip sampai terasa menarik. Karena setiap roti dibungkus plastik, Anda bisa memilih yang diinginkan lalu membawanya ke kasir.

Satu detail lucu: vin chaud, Americano, dan iced tea dikemas dalam wadah seperti botol minyak. Entah kenapa kesannya jadi mewah dan agak nutty(?) Kalau cup sekali pakai terasa merepotkan, ini mudah dimasukkan ke tas dan dibawa. Karena sedang musim dingin, mereka juga menyiapkan vin chaud, jadi terasa pas kalau ingin suasana musim yang hangat dan nyaman.

Saya memilih menu andalannya, yaitu roti berbentuk hasil panen, lalu mereka mengemasnya dalam jaring bawang supaya sesuai dengan konsepnya. ^^ Saya memilih kentang, labu manis, ubi jalar, dan wortel. Kalau membeli lebih banyak, mereka juga bisa mengemasnya dalam kotak yang terlihat seperti peti hasil panen sungguhan. Kemasan kotak itu benar-benar membuatnya terlihat seperti sayuran asli, dan saya merasa idenya brilian.

Ini keempat rotinya. Semua terlihat sangat empuk dan lucu. Bagian luarnya sengaja dibuat agak kotor, jadi terasa seperti baru saja digali dari tanah. Saat ibu saya melihatnya, beliau bertanya itu apa dan bilang bentuknya seperti properti panggung.

Setelah dibawa pulang, saya memotongnya untuk melihat bagian dalamnya, dan bagian dalamnya juga lucu. Berbeda dari roti lainnya, yang wortel terasa punya tekstur yang lebih jelas saat dikunyah, jadi rasanya makin enak.

Isinya seperti pasta manis dan terisi penuh di dalam. Setiap jenis rasanya berbeda, dan aroma sayurannya tidak terlalu kuat, jadi makin enak dinikmati. Saya jadi penasaran bagaimana rasa varian lainnya. Saya penasaran dengan semua sisi potongannya, jadi saya iris semuanya dan menyimpannya di wadah kedap udara sebelum dimakan. Saat roti suhu ruang dipanaskan di microwave sekitar 10–20 detik, hasilnya hangat dan enak. Bagian isi di dalamnya benar-benar lembut, dan bagian luarnya kenyal, jadi rasanya tipe yang bikin ingin terus mengambil lagi. Saya tidak tahu kalau ada bakery selucu ini di Beomgye. Saya ingin mampir lagi sepulang kerja dan membeli satu bungkus. Kalau Anda mencari bakery yang enak di Beomgye, atau memakai Beomgye Station saat commuting, ini tempat yang mudah untuk mengambil sesuatu yang sederhana. . . . #AnyangBakeryCrawl #BeomgyeBakery #BeomgyeDessert #BeomgyeRestaurant #BeomgyeBreadSpot #BeomgyeBreadCafe #BeomgyeStationBreakfast #BeomgyeBreakfastRecommendation #BeomgyeStationBakery #BeomgyeBakery
Comments 0
More content
- Hwadam Forest di Mei: Monorail dan Tips ReservasiUlasan kunjungan musim semi ke Hwadam Forest dekat Gonjiam Resort, dengan catatan reservasi Yanolja, waktu monorail, parkir, area istirahat, dan spot foto bunga.04/05/2026

- Tuna Segar di Chamchiwang Kwon Tae-yoon, Sanbon, GunpoUlasan Chamchiwang Kwon Tae-yoon di Sanbon Rodeo Street, Gunpo: tuna segar, reservasi meja, ruang tatami, dan kursus Geumjandi 55.000 won.28/04/2026

- Gichatgil Yeop Pojangmacha Anyang: Pocha Outdoor di Gwanak StationKunjungan pertama ke Gichatgil Yeop Pojangmacha di depan Gwanak Station Exit 2, Anyang, dengan area outdoor, antrean Jumat sore, honghap-tang, dan buldakbal.22/04/2026
