Review in Korea
Foto sampul ulasan Jungang Jeukseok Dakbal Anyang Ilbeonga

Jungang Jeukseok Dakbal Anyang Ilbeonga: Review Dakbal Pedas

#Anyang#Anyang Ilbeonga#Dakbal#Makanan Korea pedas#Makanan pub Korea
JUNG14/12/2025Anyang

Review dakbal pedas di Anyang Ilbeonga dengan jam buka sampai larut, set menu boneless dakbal, rice balls, steamed egg, dan fried dakbal.

Halo! Hari ini saya mampir ke Jungang Jeukseok Dakbal. Tempat ini dikenal sebagai restoran populer di Ansan, dan begitu saya dengar mereka buka di Anyang Ilbeonga, saya langsung datang. Teman saya yang tinggal di Ansan sudah beberapa kali bilang tempat ini enak banget, bahkan sampai disebut legendaris, tapi saya memang belum punya alasan ke Ansan, jadi baru sekarang sempat coba. Dan ya — saya akui, tempat ini memang enak sekali.

Foto dakbal pedas di Jungang Jeukseok Dakbal Anyang Ilbeonga

Lokasinya ada di jalan bar utama Anyang Ilbeonga, dekat persimpangan tempat Halmaek berada. Bar-bar di sekitar sini sepertinya memang bertahan lama. 📍 Jam buka 17:00 ~ 03:00 Last order: 02:00 Pub yang buka sampai jam 3 pagi! Mereka buka jam 5 sore, dan saya datang sekitar jam 6 sore sepulang kerja pada hari Jumat. Saat jam 6 masih terasa lega, tapi ketika kami selesai makan dan keluar, tempatnya sudah penuh. Memang begitulah Jumat. Saya juga melihat tablet antrean di dekat pintu masuk, jadi terasa seperti restoran yang memang populer.

Foto kunjungan ke Jungang Jeukseok Dakbal di Anyang Ilbeonga

Mungkin karena cabangnya baru buka, interiornya terasa bersih. Di setiap meja ada alat makan dan wadah untuk tulang, jadi praktis. Kami memesan lewat tablet.

Set menu Dakbal tanpa tulang + rice balls + steamed egg + Pepsi + tambahan bunmoja + tambahan tauge

Kami datang juga karena memang mau makan malam sampai kenyang, jadi kami pesan set yang sudah termasuk rice balls dan steamed egg. Saat memesan, seorang staf datang dan bilang dakbal mereka lebih enak kalau ditambah tauge. Sepertinya mereka juga bilang hal yang sama ke meja-meja lain. Jujur saja, kalau memang lebih enak dengan tauge, kenapa tidak langsung saja dinaikkan harganya dan disajikan begitu dari awal? haha Staf yang menata meja kami dan staf lain yang lewat juga terus menyebut add-on tauge itu, jadi untuk kali ini kami tambah. Saya tidak yakin apakah taugenya memang tidak termasuk sama sekali dari awal, atau add-on-nya hanya menambah porsinya.

Pesanan set boneless dakbal dengan bunmoja dan tauge

Makanan yang kami pesan keluar cukup cepat. Begitu mulai agak mendidih, staf sesekali datang untuk mengecek. Saya suka karena mereka memperhatikan tiap meja supaya dakbal-nya tidak lengket di wajan.

Dakbal kuah pedas yang sedang dimasak di Jungang Jeukseok Dakbal

Untuk item ini, kalau tidak salah saat dibawakan mereka bilang ini layanan gratis, tapi saya juga melihat fried dakbal tercantum di menu. Rasanya enak sekali sampai saya hampir pesan lagi, tapi saya urungkan karena dakbal yang ada saja bahkan tidak habis. Setelah makan fried dakbal, mencelupkan sisa bagian bawahnya ke kuah dakbal itu enak banget. Lain kali kalau datang dengan lebih banyak orang, saya pasti ingin pesan ini sebagai tambahan.

Fried dakbal yang disajikan saat kunjungan ke Anyang Ilbeonga

Staf sesekali datang dan mengaduk semuanya untuk kami. Mereka bilang kalau bunmoja terlalu tenggelam saat dimasak, bisa lengket, jadi mereka memindahkannya ke posisi yang lebih baik dan bilang untuk dimakan setelah sekitar lima menit. Pelayanannya sangat perhatian.

Bunmoja dan dakbal pedas dimasak di meja

Saya suka karena steamed egg-nya tidak disajikan di mangkuk tanah liat kecil. Porsinya cukup besar, bumbunya pas, dan kami menikmatinya. Rice balls-nya juga rasanya benar-benar seperti yang biasa orang kenal. Kalau makan dakbal, steamed egg dan rice balls memang wajib.

Steamed egg dan rice balls dalam set dakbal

Sepertinya dari foto saja sudah kelihatan seberapa pedasnya. Menurut saya, orang yang tidak kuat pedas tidak akan bisa makan ini. Sebagai referensi, saya bisa makan Yupdduk Original, dan juga cukup tahan dengan Teumsae serta Buldak. Tapi dakbal di sini lebih pedas dari itu semua. Sebaiknya tahu dulu sebelum datang. Saya tidak yakin apakah level pedasnya bisa diatur; saat pesan lewat tablet, saya tidak melihat opsinya.

Dakbal kuah yang sangat pedas di Jungang Jeukseok Dakbal Anyang Ilbeonga

Tempat ini jelas ingin saya kunjungi lagi saat benar-benar ngidam makanan pedas. Kalau Anda sensitif terhadap pedas, sebaiknya hati-hati sedikit. Kombinasi set-nya bagus, jadi saya rekomendasikan pesan set, dan kalau datang bersama rombongan yang lebih besar, jangan lupa coba fried dakbal.

Comments 0

N
No comments yet.