Haemuljeom Pyeongchon: Pocha Seafood Dekat Stasiun Pyeongchon
Ulasan kunjungan ketiga ke Haemuljeom Pyeongchon Branch, pocha seafood yang nyaman sekitar 30 detik dari Exit 1 Stasiun Pyeongchon, dengan catatan jam buka, parkir, reservasi, dan menu musim dingin.

Halo! Kali ini saya menulis tentang Haemuljeom Pyeongchon Branch (해물점 평촌점), tempat di dekat Stasiun Pyeongchon yang sudah saya kunjungi tiga kali. Ini jaringan, tapi lokasi Pyeongchon adalah pertama kalinya saya coba. Tempatnya nyaman, pemiliknya ramah, dan yang paling penting, makanannya memang enak.

Lokasinya sekitar 30 detik jalan dari Exit 1 Stasiun Pyeongchon, jadi sangat mudah dikunjungi naik subway. 📍 Jam buka 15:00-24:00 Tutup pada Minggu terakhir setiap bulan. 📍 Parkir Parkir tidak tersedia. Lebih nyaman memakai tempat parkir umum terdekat.

Saya membuat reservasi sebelum datang. Di Stasiun Pyeongchon banyak pekerja kantoran pada hari kerja, jadi sebenarnya agak sulit mendapatkan kursi di hari kerja. Karena saya reservasi lebih dulu, meja sudah ditata rapi dengan lilin. Saya langsung merasa senang begitu masuk.

Suasananya terasa seperti pocha lawas, atau mungkin ruang utama yang hangat di rumah nenek di kampung. Tapi itu bukan berarti fasilitasnya terasa usang; jelas terasa seperti desain interior yang memang disengaja. Ini pocha yang nyaman dan menyenangkan dengan vibe bagus, jadi sepertinya cocok untuk kumpul, kencan, minum santai, dan lain-lain.

Lantai, bantal, dan meja semuanya punya nuansa rumah nenek yang lucu sekali. Interiornya unik, jadi seru melihat ke setiap sudut, terutama posternya. Banyak yang lucu kalau dibaca. Karena sedang musim dingin, melepas sepatu agak merepotkan, tapi saya tetap memilih tempat duduk di lantai yang hangat. Ditambah minuman, saya mulai merasa rileks dan mengantuk, seperti benar-benar sedang berkunjung ke rumah nenek saat liburan.

Mereka menyajikan ma juice, atau jus ubi yam, sebagai minuman sambutan. Katanya minum alkohol saat perut kosong bisa membuat tidak enak badan, jadi mereka membawa ini sebagai welcome drink. Sangat perhatian.

Saya melihat menu musiman khusus musim dingin yang tidak ada saat saya datang di musim panas: cockles dan tiram. Karena ini seafood pocha, rasanya memang makin cocok dinikmati di musim dingin.

Sup Bening Abalon dan Kerang Algoni Noodles, atau mi fish roe dan gon-i Grilled Pollock Roe
Saya memilih menu yang belum pernah saya coba di kunjungan sebelumnya. Saya memesan sup bening abalon dan kerang yang hangat, algoni noodles yang pedas, dan grilled pollock roe yang tampak cocok sebagai anju, alias makanan pendamping minum. Minuman beralkohol dan minuman ringan self-service, jadi tinggal ambil sendiri.

Makanan mulai datang satu per satu setelah sekitar 10 menit. Mereka menyajikan sup hangat, mie, dan hidangan panggang secara berurutan. Tampilannya luar biasa. Porsinya banyak, dan plating-nya cantik sekali untuk ukuran pocha.


Kuah panasnya pedas dengan cara yang bersih dan segar, dan abalon serta kerangnya terasa montok dan segar. Cocok sekali dipasangkan dengan soju. Rasanya lebih pedas dari yang saya duga, tetapi pedasnya enak, jadi saya terus ingin menyeruputnya lagi. Kuahnya benar-benar sangat enak. Menu seperti ini sangat saya rekomendasikan untuk musim dingin.

Algoni noodles-nya punya kuah yang cukup unik. Rasanya belum pernah saya coba sebelumnya, dan menurut saya enak. Mi-nya banyak, dan cocok dipadukan dengan crown daisy. Saya habiskan dengan sangat cepat sampai rasanya sedih ketika habis. Selain itu, ada banyak roe dan gon-i. Teksturnya lembut dan enak. Sebelumnya saya hanya pernah makan roe dan gon-i dalam hidangan kukus, tapi memakannya bersama mi dan kuah juga lezat.

Grilled pollock roe-nya datang dengan potongan myeongnan yang besar dan montok. Saya memakannya satu per satu di atas irisan mentimun, dan saat ditambah mayones serta wasabi, rasanya sama sekali tidak berminyak. Enak sekali. Ada banyak bar di Pyeongchon, tapi rasanya ini satu-satunya pocha di sini yang seafood-nya sebagus ini. Lain kali, saya ingin kembali untuk mencoba signature Bada Han Sang. Sangat direkomendasikan bagi siapa pun yang mencari tempat minum enak di Pyeongchon. #AnyangBar #AnyangPocha #AnyangRestaurant #RealFoodFind #HonestReview #SecondRoundDrinks #DateSpot #WeddingInvitationGathering #CompanyDinner #BlindDate #YearEndGathering #PyeongchonBar #PyeongchonStationBar #PyeongchonRestaurant #PyeongchonSeafood #PyeongchonSeafoodPocha #PyeongchonSteamedOysters #PyeongchonCockles
Comments 0
More content
- Hwadam Forest di Mei: Monorail dan Tips ReservasiUlasan kunjungan musim semi ke Hwadam Forest dekat Gonjiam Resort, dengan catatan reservasi Yanolja, waktu monorail, parkir, area istirahat, dan spot foto bunga.04/05/2026

- Tuna Segar di Chamchiwang Kwon Tae-yoon, Sanbon, GunpoUlasan Chamchiwang Kwon Tae-yoon di Sanbon Rodeo Street, Gunpo: tuna segar, reservasi meja, ruang tatami, dan kursus Geumjandi 55.000 won.28/04/2026

- Gichatgil Yeop Pojangmacha Anyang: Pocha Outdoor di Gwanak StationKunjungan pertama ke Gichatgil Yeop Pojangmacha di depan Gwanak Station Exit 2, Anyang, dengan area outdoor, antrean Jumat sore, honghap-tang, dan buldakbal.22/04/2026
