Nampan Kafetaria Rumah Sakit Korea: Nasi Barley dan Gangdoenjang
Menu kafetaria rumah sakit Korea dengan gangdoenjang, nasi barley, jeonbyeong buckwheat, jangjorim telur, salad kol, dan sup odeng tusuk.
Halo, ini jurnal nutrisi Ijjingne. Hari ini saya menyiapkan menu gangdoenjang dan nasi barley, salah satu menu favorit dengan cita rasa dewasa.
Gangdoenjang dan nasi barley, buckwheat jeonbyeong, jangjorim telur, salad kol, sup odeng tusuk, dan sup rumput laut brisket sapi. Menu bangsal: 30 nampan. Menu staf: 180 nampan.

Setelah ditata di atas nampan, tampilannya jadi sangat cantik. Menurut saya, gangdoenjang dengan nasi barley, sup odeng tusuk, dan buckwheat jeonbyeong adalah salah satu kombinasi terbaik. Hari itu sangat populer.

Pertama, gangdoenjang. Rasanya malah lebih enak karena penuh bahan seperti tahu, zucchini, jamur, dan kentang.

Setelah matang, kuahnya dimasak lagi hingga teksturnya jadi lebih kental dan kaya. Kepala dapur kami membumbuinya dengan pas, jadi tidak terlalu asin.

Untuk odeng, kami memakai odeng tusuk dan odeng campur. Kami memesan 180 tusuk sesuai jumlah orang dan menyiapkan 4 kg odeng campur. Jumlahnya banyak karena lobak juga banyak dimasukkan.

Tusukannya direbus sampai matang lalu disisihkan terpisah. Kalau dibiarkan di wadah sup, tusukannya akan hilang. Kami menaruh satu per satu dengan crown daisy.

Odeng yang matang dengan sedikit crown daisy. Saya sangat suka crown daisy di sup odeng dan udon, jadi hampir selalu menambahkannya saat membuat sup odeng. Porsinya disajikan terpisah supaya orang yang tidak suka bisa melewatinya. Saya rasa banyak orang menikmati aroma crown daisy, tapi mungkin itu hanya saya.

Untuk buckwheat jeonbyeong, kami memakai Anycook mini buckwheat jeonbyeong. Untuk ibu pascamelahirkan, yang keluar hanya versi daging, sedangkan staf mendapat campuran versi daging dan kimchi. Anycook mini buckwheat jeonbyeong pas sekali di nampan, dan rasanya juga enak. Ini sudah ketiga kalinya saya memakainya, dan penerimaannya bagus.

Kami menggorengnya dengan hati-hati agar tidak saling menempel, lalu mendinginkannya, kemudian menata versi daging dan kimchi secara terpisah, masing-masing satu.

Salad kol dan daun kucai ini sering disajikan. Ini lauk yang sangat enak. Saya tidak bisa menambahkan selada saat harganya mahal, tetapi rasanya malah lebih enak jika selada dicampur. Karena harga selada sudah turun, saya berencana menambahkannya lain kali.
Makan bersama 13 Desember untuk departemen obstetri dan ginekologi: makanan ibu bersalin dan makanan staf.


Terima kasih sudah menikmati makanan hari ini.

Saya pikir fotonya jadi sangat cantik, jadi saya menambahkan satu lagi.
Jika Anda berencana berkunjung ke area ini, simpan ulasan ini, bandingkan tempat terdekat di REVIEW IN KOREA, lalu cek kembali jam buka, reservasi, dan parkir sebelum berangkat.
Pertanyaan umum
Menu apa saja yang ada di tray ini?
Apa isi gangdoenjang-nya?
Bagaimana cara penyajian odeng tusuk?
Berapa banyak porsi yang disiapkan?
Konten terkait
- Unchilgisam Itaewon: Review Pocha Nakgopsae Bayar SendiriReview bayar sendiri Unchilgisam, pocha kasual di Itaewon dekat Exit 4, dengan nakgopsae, udon pocha, soju, jam operasional, dan catatan parkir.11/08/2026

- Hwadeogeuro Gan Godeungeo: Ikan Bakar di Danau BaegunKunjungan pribadi ke Hwadeogeuro Gan Godeungeo dekat Danau Baegun, Uiwang, restoran ikan bakar baru dengan ikan panggang oven, mackerel rebus, sotbap, parkir, dan bar banchan self-service.10/08/2026

- Promo Roll Cake Gratis Tous Les Jours Anyang: Tip Pound CakeKunjungan singkat ke Tous Les Jours di Anyang untuk promo roll cake gratis hingga 31 Agustus, dengan syarat pembelian 20.000 KRW, Naver Pay, dan tip pengganti pound cake.07/08/2026
