Menu Kafetaria Rumah Sakit Korea: Neobiani dan Kroket
Catatan gizi Ijjin-ne dari kafetaria rumah sakit kebidanan Korea, dengan menu pasien maternitas dan staf: neobiani, acar bawang, kroket kentang, salad tteok gandum utuh, serta dua pilihan sup.
Halo, ini catatan gizi Ijjin-ne. Hari ini kami memanggang neobiani yang enak, menu populer yang disajikan dengan acar bawang.

Menu: neobiani dengan acar bawang, kroket kentang, salad tteok gandum utuh, muchim lobak kering, sup kecambah kedelai pedas, atau sup rumput laut brisket. Jumlah porsi: 25 untuk bangsal dan 160 untuk staf.

Saya sudah beberapa kali menyajikan neobiani, dan menu ini selalu populer. Kami memanggang kedua sisinya hingga tampak kecokelatan cantik.

Kepala koki menatanya dengan rapi. Saya menggunakan produk Samyang, dan menurut saya itu bagus untuk harganya. Setelah mencobanya sekali, saya merasa tidak perlu mencari opsi lain.

Untuk acar bawang yang disajikan bersama neobiani, saya membuat bumbu gaya chamsauce dengan kecap asin dan cuka. Saya minta agar bumbunya disiapkan lebih dulu saat memasak, lalu setelah diaduk sekali di tengah proses, bawangnya berubah warna dan rasa menjadi manis dan enak.

Untuk lauk staf, muchim lobak kering adalah produk siap pakai, dan 6K terasa pas.

Untuk pasien maternitas, kami menyajikan namul lobak perilla sebagai gantinya. Dicampur dengan bubuk perilla, rasanya jadi sangat gurih dan beraroma kacang.

Salad tteok gandum utuh memakai bahan paling banyak: kubis, wortel, ham, mentimun, tteok, jagung, kacang tanah, almond, dan biji labu.

Saat membuat salad, melihat semua bahan ditumpuk rapi entah kenapa terasa memuaskan.

Untuk sausnya, saya memakai saus gandum utuh Codano dan mencampurnya 5:5 dengan mayones. Salad ini populer, jadi saya menyiapkannya banyak dan akhirnya jumlahnya sekitar 1,5 wadah besar.

Kroket kentang hanya disajikan untuk pasien maternitas. Rasanya seperti kroket kentang biasa, dengan butiran jagung di dalamnya untuk tekstur, jadi tidak lembek saja. Saya lupa memotret produk yang dipakai.

Sup stafnya adalah sup kecambah kedelai pedas yang sederhana. Diam-diam populer, dan saya juga cukup menyukainya.
Makan bersama 21 November di kafetaria rumah sakit kebidanan, mencakup menu pasien maternitas dan menu staf.


Terima kasih lagi hari ini sudah menikmati makanannya.
Catatan hari ini saya buat sederhana. Besok saya akan kembali dengan menu lain. #KoreanHospitalMeal #ObstetricsMeal #KoreanCafeteria #NutritionDiary #KoreanMaternityFood #CafeteriaTray
Jika Anda berencana berkunjung ke area ini, simpan ulasan ini, bandingkan tempat terdekat di REVIEW IN KOREA, lalu cek kembali jam buka, reservasi, dan parkir sebelum berangkat.
Pertanyaan umum
Apa saja menu hari ini?
Berapa jumlah porsi yang disiapkan?
Siapa yang mendapat kroket kentang?
Bagaimana saus salad dibuat?
Konten terkait
- Unchilgisam Itaewon: Review Pocha Nakgopsae Bayar SendiriReview bayar sendiri Unchilgisam, pocha kasual di Itaewon dekat Exit 4, dengan nakgopsae, udon pocha, soju, jam operasional, dan catatan parkir.11/08/2026

- Hwadeogeuro Gan Godeungeo: Ikan Bakar di Danau BaegunKunjungan pribadi ke Hwadeogeuro Gan Godeungeo dekat Danau Baegun, Uiwang, restoran ikan bakar baru dengan ikan panggang oven, mackerel rebus, sotbap, parkir, dan bar banchan self-service.10/08/2026

- Promo Roll Cake Gratis Tous Les Jours Anyang: Tip Pound CakeKunjungan singkat ke Tous Les Jours di Anyang untuk promo roll cake gratis hingga 31 Agustus, dengan syarat pembelian 20.000 KRW, Naver Pay, dan tip pengganti pound cake.07/08/2026
